Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 00:51 WIB
Pakistan Rampungkan Penyelidikan Serangan Mumbai
| Sabtu, 31 Januari 2009 | 05:25 WIB
|
Share:

AP Photo / Kompas Images
Moshe Holtzberg (2) kini menjadi yatim piatu. Ayahnya yang seorang rabi dan ibunya tewas dalam serangan militan hari Rabu (26/11) di Pusat Yahudi Mumbai, India. Kemarin jenazah orangtuanya diterbangkan ke Israel.

ISLAMABAD, SABTU — Pakistan telah menyelesaikan penyelidikan awal serangan di Mumbai yang menurut India dilakukan oleh sebuah kelompok terlarang yang bermarkas di Pakistan. Serangan di ibu kota finansial India itu telah menimbulkan ketegangan hubungan antara India dan Pakistan, dua negara bertetangga yang berkekuatan nuklir.
       
"Menurut informasi yang saya terima, sebuah tim badan penyelidik federal (FIA) telah menyelesaikan penyelidikan awal dan mengirim hasilnya ke departemen hukum," kata Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi kepada wartawan di Islamabad. India memelopori upaya diplomatik untuk meningkatkan tekanan internasional terhadap Islamabad dalam menumpas kelompok militan yang bermarkas di Pakistan.

New Delhi menyatakan yakin bahwa kecanggihan dan perencanaan dalam insiden Mumbai itu menunjukkan bahwa serangan tersebut tidak bisa dilakukan tanpa sepengetahuan "unsur-unsur negara" Pakistan. Islamabad menolak tegas tuduhan tersebut.

Serangan 60 jam di Mumbai oleh 10 pemuda bersenjata November tahun lalu itu menewaskan 165 orang dan mencederai ratusan lainnya. Serangan itu ditujukan kepada warga asing, terutama dari Australia dan AS.

Sumber :
Antara