Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagaimana Operasi Penyelamatan 4 Sandera Israel di Gaza Berlangsung?

Kompas.com - 11/06/2024, 11:33 WIB
Egidius Patnistik

Penulis

EMPAT sandera diselamatkan militer Israel dari Gaza tengah pada Sabtu (8/6/2024), dalam sebuah operasi yang direncanakan selama berminggu-minggu.

Bagi warga Israel, hal itu membawa kelegaan. Namun bagi warga Palestina, peristiwa tersebut menimbulkan lebih banyak penderitaan. Sejumlah rumah sakit mengatakan puluhan orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan di kamp pengungsi Nuseirat yang padat penduduk.

Baca juga: 274 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel untuk Selamatkan 4 Sandera

“Kamu Sedang Diselamatkan!" 

Itu adalah pagi akhir pekan yang sibuk di pasar kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza, kenang Osama Abu Asi. Suara pertempuran terdengar di kejauhan, tetapi hal itu tidak menghalangi para pembeli, yang mengamati beberapa kantong tepung dan gula yang Abu Asi gelar di atas selimutnya.

Dia mengatakan, dirinya tidak tahu bahwa di dekatnya, di lantai satu sebuah apartemen, duduk seorang perempuan muda berambut hitam yang telah dikenal di seluruh dunia –
terakhir terlihat dalam sebuah klip video viral yang menunjukkan dia dibawa masuk ke Gaza dari Israel dengan sepeda motor pada 7 Oktober 2023 sambil berteriak, "Jangan bunuh saya!"

Dia adalah Noa Argamani, salah satu dari sedikitnya 250 warga Israel yang ditawan Hamas.

Sabtu itu merupakan hari ke-245 mereka disandera. Pagi itu dimulai seperti kebanyakan pagi lainnya sebelumnya, sampai tak lama setelah jam 11 siang, Argamani mendengar ketukan di pintu, diikuti dengan teriakan. Tiba-tiba, ruangan itu dipenuhi tentara Israel. “Kamu sedang diselamatkan!” teriak tentara Israel dalam bahasa Ibrani.

“Mereka tiba-tiba saja datang,” kata Argamani (26 tahun) saat memberitahu teman dekatnya, Yan Gorjaltsan, beberapa jam kemudian sebagaimana dilaporkan The Washington Post.

Operasi penyelamatan pada Sabtu itu, yang membebaskan empat sandera Israel dan menewaskan lebih dari 270 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan Gaza, merupakan salah satu episode paling dramatis dan mematikan dalam perang Israel melawan Hamas.

Baca juga: Warga Israel Demo Tutup Jalan Raya, Tuntut Pembebasan Sandera

Argamani dan tiga sandera Israel lainnya dievakuasi dari Gaza tengah dan dipertemukan kembali dengan keluarganya dalam operasi pada siang hari yang rumit yang melibatkan ribuan tentara, teknisi, dan analis.

Serangan tersebut telah direncanakan selama berminggu-minggu dan dilaksanakan dengan lancar, kata para pejabat Israel, sampai ketika serangan pasukan komando itu berubah menjadi baku tembak dengan kelompok Hamas. Militer Israel membalasnya dengan serangan udara besar-besaran di jalan-jalan Nuseirat yang padat.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Internasional
Rusia Kirim Kapal Perang Ke Kuba, untuk Apa?

Rusia Kirim Kapal Perang Ke Kuba, untuk Apa?

Internasional
Bagaimana Cara Barat Pakai Aset Rusia yang Dibekukan untuk Dukung Ukraina?

Bagaimana Cara Barat Pakai Aset Rusia yang Dibekukan untuk Dukung Ukraina?

Internasional
Invasi Rusia ke Ukraina Menimbulkan Emisi Karbon yang Besar

Invasi Rusia ke Ukraina Menimbulkan Emisi Karbon yang Besar

Internasional
Inilah Poin-poin Perdebatan dalam Negosiasi Gencatan Senjata Israel-Hamas

Inilah Poin-poin Perdebatan dalam Negosiasi Gencatan Senjata Israel-Hamas

Internasional
Upaya Pemulihan Keamanan di Ekuador Picu Kekhawatiran Terkait HAM

Upaya Pemulihan Keamanan di Ekuador Picu Kekhawatiran Terkait HAM

Internasional
Gelombang Partai Ultra Kanan Menjungkirbalikkan Politik Nasional Eropa

Gelombang Partai Ultra Kanan Menjungkirbalikkan Politik Nasional Eropa

Internasional
Hunter Biden Dinyatakan Bersalah, Apa Dampaknya bagi Joe Biden?

Hunter Biden Dinyatakan Bersalah, Apa Dampaknya bagi Joe Biden?

Internasional
Berbagai Cara Rusia Pakai Jalur Rahasia untuk Dapatkan Barang Impor

Berbagai Cara Rusia Pakai Jalur Rahasia untuk Dapatkan Barang Impor

Internasional
Bocoran Percakapan yang Diklaim dari Pemimpin Hamas Sebut Kematian Warga Sipil adalah 'Pengorbanan yang Perlu'

Bocoran Percakapan yang Diklaim dari Pemimpin Hamas Sebut Kematian Warga Sipil adalah "Pengorbanan yang Perlu"

Internasional
Sosok 6 Calon Presiden Iran untuk Menggantikan Raisi

Sosok 6 Calon Presiden Iran untuk Menggantikan Raisi

Internasional
UU Siber Nigeria Dijadikan Alat untuk Bungkam Suara Kritis

UU Siber Nigeria Dijadikan Alat untuk Bungkam Suara Kritis

Internasional
Bagaimana Operasi Penyelamatan 4 Sandera Israel di Gaza Berlangsung?

Bagaimana Operasi Penyelamatan 4 Sandera Israel di Gaza Berlangsung?

Internasional
Narendra Modi Kembali Menangi Pemilu, Apa Artinya bagi Dunia?

Narendra Modi Kembali Menangi Pemilu, Apa Artinya bagi Dunia?

Internasional
Terputus dari Barat, Putin Melihat Peluang ke Timur

Terputus dari Barat, Putin Melihat Peluang ke Timur

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com