Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bentuk Negara dan Pengertiannya

Kompas.com - 08/09/2022, 22:30 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

KOMPAS.com - Untuk menjawab pertanyaan apa saja yang termasuk bentuk negara, jawabannya ada tiga yaitu negara kesatuan, negara federasi atau serikat, dan negara konfederasi.

Dikutip dari situs web Kemdikbud, bentuk negara yang berlaku umum di dunia adalah negara kesatuan dan negara federasi.

Negara kesatuan adalah negara yang sifatnya tunggal dan tidak tersusun dari beberapa negara yang memiliki kedaulatan, tidak terbagi, dan kewenangannya berada pada pemerintah pusat.

Contoh negara kesatuan adalah Indonesia, Filipina, Thailand, Kamboja, dan Jepang.

Baca juga: Karakteristik Geografis Negara Myanmar

Negara federasi adalah negara bersusunan jamak, terdiri atas beberapa negara bagian yang masing-masing tidak berdaulat.

Contoh negara federasi adalah Amerika Serikat, Malaysia, Australia, Kanada, Meksiko, Irlandia, Selandia Baru, dan India.

Kemudian, negara konfederasi adalah bergabungnya beberapa negara yang berdaulat penuh.

Apa yang dimaksud dengan negara?

Pengertian apa yang dimaksud dengan negara adalah organisasi dalam suatu wilayah yang dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan lainnya dan yang dapat menetapkan tujuan-tujuan dari kehidupan itu, menurut Prof Miriam Budihardjo dikutip dari laman Perpustakaan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Sementara itu, pengertian negara menurut Prof Mr Soenarko adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dengan kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai kedaulatan.

Kemudian menurut Konvensi Montevideo, negara adalah organisasi kesatuan ikatan masyarakat yang memiliki kekuasaan yang dibentuk oleh sesuatu bangsa dengan tujuan mencapai cita-cita dan kepentingan bersama.

Baca juga:

Untuk apa ada negara?

A Muhaimin Iskandar dalam buku Negara dan Politik Kesejahteraan (2021) mengutip Adam Smith (Soares, ed., 2007) menjabarkan, ada dua tugas utama yang menjadi tanggung jawab negara.

Pertama, negara berkewajiban memberi rasa aman kepada semua warganya dari segala ancaman dalam bentuk apa pun.

Kedua, negara harus mendorong dan menciptakan kesejahteraan ekonomi bagi semua warganya.

Berangkat dari dua tugas negara utama itulah, gagasan soal politik kesejahteraan harus dimulai dari misi luhur negara untuk mengelola semua sumber daya yang ada demi kesejahteraan rakyat.

Buku "Negara dan Politik Kesejahteraan" karya A Muhaimin Iskandar yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama, bisa dibeli di Gramedia.com.

 
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persenjataan Hamas Semakin Banyak yang Justru Bersumber dari Israel

Persenjataan Hamas Semakin Banyak yang Justru Bersumber dari Israel

Internasional
Dari Mana Hamas Memperoleh Senjata?

Dari Mana Hamas Memperoleh Senjata?

Internasional
Perjalanan Hubungan Israel dan Iran, dari Sekutu Jadi Musuh

Perjalanan Hubungan Israel dan Iran, dari Sekutu Jadi Musuh

Internasional
Siapa Pemasok Terbesar Senjata untuk Israel?

Siapa Pemasok Terbesar Senjata untuk Israel?

Internasional
Apa Saja Jenis Persenjataan Militer Israel dan dari Mana Pasokannya?

Apa Saja Jenis Persenjataan Militer Israel dan dari Mana Pasokannya?

Internasional
Seberapa Kuat Militer Iran?

Seberapa Kuat Militer Iran?

Internasional
Serangan Iran ke Israel Tampaknya Direncanakan untuk Gagal

Serangan Iran ke Israel Tampaknya Direncanakan untuk Gagal

Internasional
Bagaimana Israel dan Sekutunya Cegat Lebih dari 300 Rudal dan Drone Iran?

Bagaimana Israel dan Sekutunya Cegat Lebih dari 300 Rudal dan Drone Iran?

Internasional
Seberapa Dekat Israel Singkirkan Hamas?

Seberapa Dekat Israel Singkirkan Hamas?

Internasional
Mengenal Sistem Pertahanan Iron Dome Israel

Mengenal Sistem Pertahanan Iron Dome Israel

Internasional
30 Tahun Genosida Rwanda yang Menewaskan 800.000 Orang

30 Tahun Genosida Rwanda yang Menewaskan 800.000 Orang

Internasional
Seberapa Berpengaruh Greta Thunberg?

Seberapa Berpengaruh Greta Thunberg?

Internasional
Trump Dituduh Menjual Alkitab untuk Kebutuhan Kampanye

Trump Dituduh Menjual Alkitab untuk Kebutuhan Kampanye

Internasional
Belajar dari Cara Taiwan Menghadapi Gempa Bumi

Belajar dari Cara Taiwan Menghadapi Gempa Bumi

Internasional
Korupsi dan Kecurangan Pemilu, Alasan AS Jatuhkan Sanksi pada Zimbabwe

Korupsi dan Kecurangan Pemilu, Alasan AS Jatuhkan Sanksi pada Zimbabwe

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com