Program Nuklir Korea Utara: Latar Belakang dan Kontroversinya

Kompas.com - 21/11/2021, 09:00 WIB
Foto tanpa tanggal yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 3 September 2017, memperlihatkan pemimpin Korut Kim Jong Un (tengah) sedang melihat pipa logam di tempat yang tak diketahui.  REUTERS/KCNA Foto tanpa tanggal yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 3 September 2017, memperlihatkan pemimpin Korut Kim Jong Un (tengah) sedang melihat pipa logam di tempat yang tak diketahui.

KOMPAS.com - Ancaman serangan nuklir AS, baik selama dan pasca-Perang Korea, mungkin telah mendorong Kim Il Sung, pendiri Korea Utara untuk meluncurkan program senjata nuklirnya sendiri.

Program nuklir ini dimulai dengan bantuan dari Uni Soviet pada 1960-an.

China juga memberikan berbagai jenis dukungan selama dua dekade berikutnya, dan Abdul Qadeer Khan dari Pakistan tampaknya menyediakan peralatan pengayaan uranium dan desain hulu ledak.

Baca juga: AS dan Negara-negara Teluk Menuduh Iran Memicu Krisis Nuklir

Seluk Beluk Program Nuklir Korea Utara

Dilansir Britannica, pusat program nuklir Korea Utara berada di Yongbyon, sekitar 100 km (60 mil) di utara ibu kota Pyongyang.

Fasilitas utamanya meliputi reaktor yang mulai beroperasi pada 1986, pabrik pemrosesan ulang, dan pabrik fabrikasi bahan bakar.

Reaktor 5 megawatt mampu menghasilkan sekitar 6 kg (13 pon) plutonium per tahun.

Badan Intelijen Pusat AS menyimpulkan pada awal 1990-an bahwa Korea Utara telah secara efektif bergabung dengan kekuatan nuklir lainnya.

Mereka membangun satu atau mungkin dua senjata dari plutonium yang telah diproduksi sebelum tahun 1992.

Baca juga: Uni Eropa Terpecah soal Klasifikasi Nuklir sebagai Energi Ramah Lingkungan

Kontroversi Program Nuklir Korea Utara

Dari tahun 1994 hingga 2002, sebagai hasil kesepakatan dengan Amerika Serikat, program nuklir Korea Utara secara efektif dibekukan dan reaktor nuklirnya ditutup.

Pada Oktober 2002, AS menuduh Korea Utara telah melanjutkan program nuklir militernya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Britannica
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.