Perekonomian Korea Utara, Terpusat dan Hindari Investasi Asing

Kompas.com - 21/11/2021, 07:30 WIB
Workers plant rice at the Chongsan Cooperative Farm in the Kangso district of Nampho City on May 12, 2020. AFP/KIM WON JINWorkers plant rice at the Chongsan Cooperative Farm in the Kangso district of Nampho City on May 12, 2020.

KOMPAS.com - Korea Utara memiliki ekonomi komando (terpusat). Negara mengontrol semua alat produksi, dan pemerintah menetapkan prioritas dan penekanan dalam pembangunan ekonomi.

Dilansir Britannica, sejak tahun 1954, kebijakan ekonomi telah diumumkan melalui serangkaian rencana ekonomi nasional.

Rencana awal memberikan prioritas tinggi untuk rekonstruksi pasca-perang dan pengembangan industri berat, terutama bahan kimia dan logam.

Baca juga: Terlalu Populer, Squid Game Jadi Bahan Propaganda Korea Utara

Tujuan Ekonomi Korea Utara

Tujuan ekonomi Korea Utara selalu dikaitkan dengan kebijakan kemandirian pemerintah secara umum (juche).

Negara ini menghindari investasi asing, meskipun menerima bantuan ekonomi yang cukup besar dari Uni Soviet dan negara-negara satelitnya di Eropa timur serta dari China.

Terlepas dari kebijakan kemandiriannya, Korut rutin mengimpor komoditas penting seperti bahan bakar dan mesin serta biji-bijian.

Baca juga: Sejarah Korea Utara, dari Penjajahan Jepang hingga Merdeka

Perubahan dari Agraris Menuju Industri

Ekonomi Korea Utara juga dikenal fokus pada eksploitasi sumber daya dan peningkatan teknologi, mekanisasi, dan infrastruktur.

Sedikit perhatian diberikan pada pertanian sampai tahun 1970-an.

Baru pada akhir tahun 1980-an, banyak usaha dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas barang-barang konsumsi.

Meski begitu, pengamat luar telah menyimpulkan Korut gagal memenuhi tujuan yang ditetapkan.

Baca juga: AS Desak Korea Utara Berhenti Memprovokasi dan Terima Tawaran Dialog

Statistik produksi yang dirilis oleh pemerintah sering kali meningkat.

Jadi, meskipun Korut telah melakukan upaya yang kuat untuk mengubah ekonomi yang pada dasarnya agraris menjadi ekonomi yang berpusat pada industri modern, secara umum diyakini bahwa negara tersebut hanya berhasil sebagian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Britannica
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Internasional
8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

Internasional
5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

Internasional
Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Internasional
Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Internasional
Sejarah Gajah Perang: 'Tank' Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Sejarah Gajah Perang: "Tank" Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Internasional
6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

Internasional
Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Internasional
Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Internasional
Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Internasional
Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Internasional
10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

Internasional
5 Produsen Pesawat Terbesar di Dunia

5 Produsen Pesawat Terbesar di Dunia

Internasional
10 Insiden Pesawat Hilang yang Masih Jadi Misteri Dunia

10 Insiden Pesawat Hilang yang Masih Jadi Misteri Dunia

Internasional
Navigasi Penerbangan Dunia: Bagaimana Cara Pesawat Tahu ke Mana Harus Pergi?

Navigasi Penerbangan Dunia: Bagaimana Cara Pesawat Tahu ke Mana Harus Pergi?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.