Kompas.com - 20/11/2021, 21:00 WIB

 

KOMPAS.com - Agama di rezim komunis seringkali menjadi pertanyaan. Khususnya di negera yang masih menerapkan ideologi ini, termasuk Korea Utara, bagaimana posisi agama di masyarakatnya?

Secara historis, cara hidup dan sistem nilai orang Korea pada dasarnya didasarkan pada pemikiran Konfusianisme.

Pada tingkat lebih rendah, Buddhisme juga dianut masyarakatnya.

Dilansir Britannica, misionaris Katolik Roma dan Protestan juga pernah menyebarkan agama di sana pada abad ke-18 dan ke-19.

Sunchon dan Pyongyang sempat jadi pusat
utama kegiatan Kristen. Tapi sejarah berbelok saat Jepang berkuasa

Baca juga: Utusan AS: Uji Coba Rudal Korea Utara Mengkhawatirkan

Agama di Masa Pendudukan Jepang

Pendudukan Jepang yang dimulai pada awal abad ke-20 membawa peningkatan penindasan terhadap agama Kristen.

Lalu pada akhir Perang Dunia II, tidak ada misionaris asing yang tersisa di negara tersebut.

Berkembangnya Agama Chondogyo

Agama monoteistik Chondogyo (Pengajaran Jalan Surgawi), yang awalnya dikenal sebagai Tonghak ("Pembelajaran Timur"), didirikan oguru Konfusianisme Choe Che U pada tahun 1860.

Sebagian besar merupakan kombinasi dari
Buddhisme, Konfusianisme, dan Kekristenan.

Meski begitu, praktiknya hampir mati di Korea Utara.

Baca juga: Korea Utara Sindir Reaksi AS Berlebihan Tanggapi Uji Coba Rudal Baru-Baru Ini

Agama Korea Utara di Rezim Komunis

Rezim komunis secara konstitusional menegaskan kebebasan beragama, tetapi tidak dalam mempraktikkannya.

Chondogyo, bagaimanapun, telah digunakan untuk tujuan propaganda, dan dari akhir abad ke-20, Kekristenan terkadang digunakan sebagai sarana untuk berhubungan dengan Korea Selatan dan Barat.

Setelah Perang Korea, gereja dan kuil Buddha disita dan dijarah, dan banyak yang diubah untuk tujuan lain.

Kegiatan keagamaan umumnya tetap berada di bawah kendali negara.

Baca juga: Korea Utara Haramkan Warganya Baca Berita Musuh yang Dieksekusi Kim Jong Un

Meski begitu pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, ada beberapa peningkatan dalam praktik-praktik keagamaan independen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Britannica
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Gas Air Mata dan Dampaknya?

Apa Itu Gas Air Mata dan Dampaknya?

Internasional
Sejarah Gas Air Mata, Pengurai Massa dengan Dampak Berbahaya

Sejarah Gas Air Mata, Pengurai Massa dengan Dampak Berbahaya

Internasional
Penyebab Kenapa Armenia dan Azerbaijan Perang di Nagorno-Karabakh

Penyebab Kenapa Armenia dan Azerbaijan Perang di Nagorno-Karabakh

Internasional
Siapa Raja Pertama Inggris?

Siapa Raja Pertama Inggris?

Internasional
Kenapa Indonesia Tidak Masuk Negara Persemakmuran meski Pernah Dijajah Inggris?

Kenapa Indonesia Tidak Masuk Negara Persemakmuran meski Pernah Dijajah Inggris?

Internasional
Daftar Teratas Tujuan Ekspor Minyak Mentah Indonesia, Malaysia Peringkat 2

Daftar Teratas Tujuan Ekspor Minyak Mentah Indonesia, Malaysia Peringkat 2

Internasional
Apa Itu Negara dan Pemerintah?

Apa Itu Negara dan Pemerintah?

Internasional
Bentuk Negara dan Pengertiannya

Bentuk Negara dan Pengertiannya

Internasional
5 Negara Pengekspor Minyak Terbesar di Dunia

5 Negara Pengekspor Minyak Terbesar di Dunia

Internasional
10 Negara Maju di Dunia

10 Negara Maju di Dunia

Internasional
10 Negara Berkembang di Dunia

10 Negara Berkembang di Dunia

Internasional
Penyebab Berakhirnya Perang Dingin dan Hubungan Baik Mikhail Gorbachev-Ronald Reagan

Penyebab Berakhirnya Perang Dingin dan Hubungan Baik Mikhail Gorbachev-Ronald Reagan

Internasional
Karakteristik Geografis Negara Myanmar

Karakteristik Geografis Negara Myanmar

Internasional
Batas Wilayah Indonesia di Bagian Selatan

Batas Wilayah Indonesia di Bagian Selatan

Internasional
Daftar Negara Maju 2022

Daftar Negara Maju 2022

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.