Kompas.com - 20/11/2021, 19:45 WIB
Orang Korea Selatan menonton berita tentang peluncuran proyektil Korea Utara, di Stasiun Seoul di Seoul, Korea Selatan, 21 Maret 2020. Menurut militer Korea Selatan, Korea Utara pada 21 Maret menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke lepas pantai timur semenanjung Korea.  EPA-EFE/KIM HEE-CHUL KIM HEE-CHULOrang Korea Selatan menonton berita tentang peluncuran proyektil Korea Utara, di Stasiun Seoul di Seoul, Korea Selatan, 21 Maret 2020. Menurut militer Korea Selatan, Korea Utara pada 21 Maret menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke lepas pantai timur semenanjung Korea. EPA-EFE/KIM HEE-CHUL

KOMPAS.com - Semenanjung Korea awalnya berada di bawah kekuasaan Dinasti Joseon, selama kurang lebih 500 tahun.

Kekuasaan dinasti ini berakhir saat Jepang menduduki wilayah Korea sejak 1910 hingga 1945.

Hingga akhirnya, kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II menumbuhkan semangat orang Korea untuk memerdekakan diri dari segala bentuk penjajahan.

Tapi, di titik inilah perpecahan terjadi. Membuat Korea terbagi dua, Korea Utara dan Selatan, dan keduanya bermusuhan.

Baca juga: Korea Utara Haramkan Warganya Baca Berita Musuh yang Dieksekusi Kim Jong Un

Awal Perpecahan Semenanjung Korea

Dilansir History, saat Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, secara perlahan Uni Soviet terus bergerak maju ke Korea.

Tentara Uni Soviet terus membombardir pertahanan Jepang di Korea.

Amerika Serikat yang saat itu tidak memiliki pangkalan militer di Korea, merasa ketakutan mendengar Uni Soviet telah berhasil masuk ke Korea dan menghancurkan pertahanan Jepang.

Agar Uni Soviet tidak sepenuhnya menguasai Semenanjung Korea, AS menyarankan pembagian sementara wilayah kekuasaan dua negara tersebut di Korea.

Charles Bonesteel, Kolonel Tentara Amerika Serikat bersama Dean Rusk, calon Menteri Luar Negeri AS, diminta untuk menyarankan garis pemisah antara negaranya dengan Uni Soviet, yang saat itu telah berada di wilayah utara Korea.

Pemisahan ini hanya bersifat administratif dan Korea akan disatukan kembali di bawah pemerintahan baru.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber History
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Internasional
8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

Internasional
5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

Internasional
Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Internasional
Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Internasional
Sejarah Gajah Perang: 'Tank' Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Sejarah Gajah Perang: "Tank" Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Internasional
6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

Internasional
Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Internasional
Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Internasional
Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Internasional
Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Internasional
10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

Internasional
5 Produsen Pesawat Terbesar di Dunia

5 Produsen Pesawat Terbesar di Dunia

Internasional
10 Insiden Pesawat Hilang yang Masih Jadi Misteri Dunia

10 Insiden Pesawat Hilang yang Masih Jadi Misteri Dunia

Internasional
Navigasi Penerbangan Dunia: Bagaimana Cara Pesawat Tahu ke Mana Harus Pergi?

Navigasi Penerbangan Dunia: Bagaimana Cara Pesawat Tahu ke Mana Harus Pergi?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.