Kompas.com - 11/11/2021, 11:00 WIB

Namun, kemajuan seni memiliki efek negatif pada administrasi negara. Para bangsawan mengalihkan perhatian mereka pada budaya, daripada menegakkan sistem Ritsury.

Memanfaatkan kondisi kekaisaran Jepang yang lemah, banyak keluarga aristokrat dan kuil-kuil berpengaruh mulai membangun pasukan samurai mereka sendiri.

Baca juga: Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Kelahiran Shogun

Perkembangan itu membuat sengketa suksesi takhta meletus, dengan persaingan antara keluarga militer berpengaruh Taira (Heike), dan Minamoto.

Persaingan ini memuncak dalam Perang Genpei berdarah (1180 - 1185) yang meletus tepat setelah kudeta oleh Taira, tapi juga berakhir dengan kekalahannya.

Setelah perang, Minamoto no Yoritomo, kepala klan Yoritomo, menjadi penguasa de facto Jepang. Dia merebut kekuasaan istana dan mendirikan pemerintahannya sendiri yang disebut “bakufu”, atau sistem feodal yang dikenal sebagai “Shogun” dalam bahasa Inggris.

Kekuasaan untuk memerintah Jepang dipindahkan dari Kaisar ke Shogun, tapi negara itu jauh dari tenang. Keluarga samurai yang berpengaruh terus berjuang untuk mendapatkan kekuasaan dalam suasana pertempuran terus-menerus.

Masa bergejolak ini kemudian dikenal sebagai periode Sengoku (1467 – 1603).

Baca juga: Mengenal Tamahagane, Logam Khusus Pembuat Samurai Jepang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.