Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/11/2021, 04:06 WIB
Shintaloka Pradita Sicca

Penulis

Pertemuan kelompok delegasi kolonial dengan pemerintah Inggris mengeluarkan deklarasi hak untuk setiap warga negara, termasuk kehidupan, kebebasan, properti, perakitan, dan pengadilan oleh juri.

Kelompok tersebut ingin untuk bertemu lagi dengan pemerintah Inggris pada Mei 1775, untuk mempertimbangkan tindakan lebih lanjut, tetapi pada saat itu kekerasan telah pecah.

Pada malam 18 April 1775, ratusan tentara Inggris berbaris dari Boston ke Concord, Massachusetts, untuk merebut gudang senjata.

Paul Revere dan pengendara lainnya membunyikan alarm, dan milisi kolonial mulai memobilisasi untuk mencegat pasukan terakhir Inggris (Redcoats).

Pada 19 April 1775, milisi lokal bentrok dengan tentara Inggris dalam Pertempuran Lexington dan Concord di Massachusetts, "tembakan terdengar di seluruh dunia" yang menandakan dimulainya Perang Revolusi.

Baca juga: George Washington: Petani Virginia yang Jadi Presiden Pertama Amerika Serikat

Deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat

Pada 17 Juni 1775, dalam pertempuran besar pertama Revolusi, pasukan kolonial menimbulkan banyak korban di resimen Inggris Jenderal William Howe di Breed's Hill, Boston.

Bersamaan dengan itu Kongres Kontinental II diadakan di Philadelphia yang dihadiri oleh para delegasi Kongres Kontinental I ditambah anggota baru Benjamin Frnaklin dan Thomas Jefferson.

Dalam Kongres Kontinental II itu dibentuklah Angkatan Darat Kontinental, dengan Washington sebagai panglima tertingginya.

Pertempuran besar pada 17 Juni 1775 di Breed's Hill, Boston kemudian dikenal sebagai Pertempuran Bunker Hill yang berakhir dengan kemenangan di pihak pemerintahan Inggris, tetapi memberikan dorongan untuk tujuan revolusioner.

Pada Juni 1776, dengan berlangsungnya Perang Revolusi Amerika, semakin banyak kolonis yang mendukung kemerdekaan dari Inggris.

Pada 4 Juli 1776, Kongres Kontinental memilih untuk mengadopsi Deklarasi Kemerdekaan, yang dirancang oleh Benjamin Franklin, John Adams, dan Thomas Jefferson.

Sementara itu, Alexander Hamilton, James Madison, dan John Jay menulis The Fedealist Papers yang mendukung ratifikasi Konstitusi Amerika Serikat. Washington memimpin pasukan revolusi.

Mereka adalah 7 tokoh yang kemudian dikenal sebagai Bapak Pendiri Amerika Serikat. Semua tokoh tersebut pernah memegang jabatan penting di pemerintahan pertama Amerika Serikat.

George Washington adalah presiden pertama Amerika Serikat yang dipilih pada 1789.

Sebanyak 13 koloni setuju terhadap Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat.
Sejak itu, Amerika Serikat resmi berdiri menjadi negara berdaulat dan lepas dari pemerintah Inggris.

Namun sejumlah perang masih berlangsung setelah deklarasi kemerdekaan karena pada bulan yang sama pemerintah Inggris bertekad untuk menghancurkan pemberontakan, sehingga mengirim armada besar bersama dengan lebih dari 34.000 tentara ke New York.

Pada 3 September 1783, Inggris Raya baru secara resmi mengakui kemerdekaan Amerika Serikat melalui Perjanjian Paris.

Pada saat yang sama, Inggris menandatangani perjanjian damai terpisah dengan Perancis dan Spanyol (yang telah memasuki konflik pada tahun 1779), mengakhiri perang Revolusi Amerika yang telah berangsung selama 8 tahun.

Demikianlah bagaimana sejarah Amerika Serikat berdiri, yang kelak menjadi negara adi daya.

Baca juga: Letak Geografis Amerika Serikat dan Fakta Menariknya

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com