Kompas.com - 29/10/2021, 04:00 WIB
Ilustrasi bermain piano freepik.com/ Wavebreak Media LTDIlustrasi bermain piano

KOMPAS.com - Sejarah piano dapat dilacak kembali dari 3 abad lalu. Selama periode itu, Instrumen ini merupakan salah satu yang paling populer populer di dunia bahkan ketika memasuki abad keempat keberadaannya.

Meski sekarang menjadi alat musik yang sangat populer di rumah-rumah, piano memiliki perangkat mekanis paling kompleks dan mampu memenuhi setiap gaya permintaan musik pemainnya.

Dengan setiap pengembangan sejak penemuannya, piano semakin mampu memberikan nuansa ekspresi, volume dan durasi nada yang tak terbatas.

Baca juga: China Cekal Namewee, Artis Malaysia yang Dituduh Buat Video Musik Menghina Bangsanya

Clavichord dan Harpsichord

Selama berabad-abad sebelum piano ditemukan, awalnya ada dua keyboard yang banyak digunakan sejak 1400-an, yakni Clavichord dan Harpsichord.

Tapi masing-masing dari instrumen itu memiliki kekuatannya sendiri, yang membuatnya populer untuk tempat dan gaya musik tertentu saja.

Harpsichord tidak memiliki kendali atas dinamika, betapa keras atau lembut instrumen itu dimainkan.

Sementara Clavichord terdengar terlalu halus dan sering dikuasai oleh suara instrumen lainnya. Inilah yang akhirnya mendorong terciptanya piano.

Baca juga: UNIK GLOBAL: Menteri India Ingin Semua Klakson Diganti Alat Musik | 10 Ratu Paling Kejam dalam Sejarah

Bartolomeo Cristofor

Tiga abad lalu, sejarah piano dimulai ketika pembuat Harpsichord Italia, Bartolomeo Cristofori, menghasilkan terobosan teknologi.

Bartolomeo Cristofor adalah pembuat dan pemelihara alat musik harpsichord di keluarga Medici, keluarga bangsawan kaya Italia sekitar abad ke-15.

Cristofor membuat mekanisme baru bagi Harpsichord, yang memberinya kemampuan untuk dimainkan instrumen dengan variasi yang dinamis.

Dia memutuskan alih-alih memetik senar seperti pada Harpsichord, instrumen akan menciptakan lebih banyak variasi dalam dinamika jika senar dipukul dengan palu.

Inovasinya memberikan perubahan besar di bagian dalam piano versi awal dan pengembangan instrumen selanjutnya.

Instrumen asli Cristofori pada 1700 dinamakan “pianoforte” (atau dalam bahasa Italia: clavicembalo col piano e forte, yang berarti harpsichord yang dapat bermain normal dan lebih kuat).

Hanya ada tiga pianoforte buatan Cristofori yang bertahan hari ini, dan mereka dibuat pada 1720-an. Namun, pianoforte masih terdengar sangat berbeda dari yang modern yang sekarang populer.

Baca juga: Gereja Katedral Dipakai Jadi Lokasi Video Musik Vulgar, Uskup Agung Spanyol Meminta Maaf

Popularitas piano Wina

Kata piano menjadi lebih luas digunakan pada 1732 ketika nama pianoforte dipersingkat.

Meskipun ada minat pada piano, butuh hampir 50 tahun untuk instrumen ini menjadi sangat populer. Pada akhir abad ke-18, produksi piano mulai menyebar ke seluruh Eropa.

Setiap negara membuat piano memiliki desain khas mereka sendiri. Piano dari Inggris memiliki mekanisme yang lebih berat dan volume lebih keras. Sementara piano produksi Austria, memiliki mekanisme yang lebih ringan dan suara yang lebih lembut.

Piano Wina terkenal dengan bingkai kayu mereka, karena memiliki dua senar per note, dan palu yang ditutup dengan bahan kulit.

Wolfgang Amadeus Mozart dilaporkan lebih suka memainkan piano Wina, yang memiliki nada yang lebih lembut daripada yang modern.

Baca juga: Punya Kota Paling Bising di Dunia, Menteri India Ingin Semua Klakson Diganti Alat Musik

Sebastian Erard

Selama beberapa dekade, dari akhir 1700-an hingga awal 1800-an, pembuat instrumen di Eropa terus meningkatkan mekanika dan struktur produk piano mereka.

Namun tidak ada satu inovasi pun yang memiliki dampak seperti penemuan Cristofori, sampai seorang Paris bernama Sebastian Erard menemukan "pelarian ganda" atau mekanisme pengulangan.

Ide revolusioner ini, dipatenkan pada 1821, memungkinkan palu untuk memukul senar lagi sebelum tuts dikembalikan ke posisi semula, hingga memungkinkan pengulangan yang cepat.

Pembesaran tempat dan aula konser menghasilkan orkestra yang lebih besar, dan karenanya perlu instrumen yang lebih keras. Pembuat instrumen sepanjang 1700-an dan awal 1800-an melanjutkan pencarian Cristofori akan jawaban struktural untuk masalah menghasilkan lebih banyak volume.

Senar menjadi lebih berat, menambah ketegangan pada bingkai. Batang besi ditambahkan ke bingkai kayu, seluruh struktur menjadi lebih kuat dan lebih berat.

Baca juga: Taliban Larang Musik, Wanita Harus Ditemani Pendamping Pria jika Bepergian Jauh

Grand piano

Pada 1825, pembuat piano Amerika awal bernama Alpheus Babcock mendapat paten untuk penemuan pelat besi cor penuh untuk piano persegi, sehingga menghilangkan ketegangan senar dari kotak kayu.

Jonas Chickering, yang telah membuka perusahaan pianonya di Boston pada 1823, mengembangkan lebih lanjut karya Babcock dengan rangka besi penuh untuk grand piano.

Tidak semua piano memiliki jumlah tombol yang sama pada keyboard mereka. Jumlah tuts paling umum adalah 88, yaitu 52 tuts putih (naturals) dan 36 tuts hitam.

Mayoritas piano yang lebih tua agak lebih kecil dari yang modern, sehingga mereka hanya memiliki 85 tuts.

Namun, beberapa produsen berpikir lebih besar dan telah menghasilkan piano dengan sejumlah tuts ekstra. Misalnya, Imperial Bosendorfer memiliki sembilan tombol tambahan yang berkisar selama 8 oktaf.

Piano mereka sering memiliki tutup yang dapat menutupi tuts ekstra, jika pianis tidak terbiasa bermain pada piano seperti itu, atau tuts dapat dibuat dengan warna yang berbeda.

Baca juga: POPULER GLOBAL: Kisah Pemuda Surabaya Jadi Tentara AS | Uji Coba Festival Musik saat Pandemi Gagal Total

Produsen lain, Stuart dan Sons membuat piano dengan 102 tuts. Di sini, tuts ekstra tidak berbeda dari yang biasa secara visual. Sementara itu, Produsen Piano Schoenhut mengkhususkan diri dalam memproduksi piano mini dengan 44 atau 49 tuts.

Versi piano ini selanjutnya menjadi sangat populer bagi calon pianis, yang ingin menikmati semua fasilitas memiliki instrumen ini di rumah, tetapi tidak memiliki cukup ruang untuk versi piano yang lebih besar.

Penjualan piano meningkat dari hanya beberapa ribu pada 1850 menjadi 365.000 pada 1909. Piano kemudian diproduksi dalam bentuk yang halus dan pabrik-pabrik berkembang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Universitas Tertua di Dunia

7 Universitas Tertua di Dunia

Internasional
Kenapa Rusia Tidak Masuk NATO? Ini 5 Alasannya

Kenapa Rusia Tidak Masuk NATO? Ini 5 Alasannya

Internasional
Kenapa Rusia-Ukraina Perang dan Apa yang Diincar Putin?

Kenapa Rusia-Ukraina Perang dan Apa yang Diincar Putin?

Internasional
Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Internasional
8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

Internasional
5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

Internasional
Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Internasional
Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Internasional
Sejarah Gajah Perang: 'Tank' Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Sejarah Gajah Perang: "Tank" Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Internasional
6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

Internasional
Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Internasional
Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Internasional
Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Internasional
Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Internasional
10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.