Kompas.com - 26/10/2021, 06:15 WIB

Beberapa bulan setelah menerima nominasi, Nixon menjadi sasaran kampanye negatif yang menimbulkan pertanyaan tentang uang dan hadiah yang diduga diterimanya dari pelobi industri.

Nixon menjawab tuduhan ini dalam pidatonya yang terkenal "Checkers".

Isinya mengeklaim bahwa satu-satunya hadiah yang pernah diterimanya adalah seekor anak anjing bernama Checkers, untuk putrinya yang masih kecil. Pidato tersebut terbukti efektif dan mempertahankan tiket pemilihan bagi Richard Nixon.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Recep Tayyip Erdogan, Pemimpin Muslim Terpopuler Dunia yang Lolos dari Kudeta

Eisenhower dan Nixon memenangkan pemilihan 1952 dan terpilih kembali pada 1956. Pada 1960, Nixon mengeklaim nominasi presiden dari Partai Republik, tetapi kalah dalam salah satu pemilihan terketat dalam sejarah Amerika dari Senator AS John F Kennedy dari Massachusetts.

Titik balik kampanye itu terjadi dalam debat presiden pertama yang disiarkan secara nasional. Selama siaran, Richard Nixon tampak pucat, gugup, dan berkeringat. Kondisinya berbeda dibanding lawannya yang bugar, cukup istirahat, dan kuat.

Kekalahan dari Kennedy memberikan pukulan telak bagi ego Nixon. Dia mengeklaim media tidak menyukainya dan memiringkan liputan kampanye demi lawannya yang tampan dan kaya.

Richard Nixon kembali ke California, di mana dia berlatih hukum dan meluncurkan kampanye untuk gubernur pada 1962. Ketika dia kalah dalam pemilihan ini juga, banyak pengamat percaya bahwa karier politiknya telah berakhir.

Baca juga: Pembunuh Robert F Kennedy dapat Kesempatan Bebas Bersyarat Setelah 53 Tahun

Memenangkan Gedung Putih

Tapi, enam tahun setelah kehilangan jabatan gubernur di negara bagian asalnya, Richard Nixon membuat kemunculan politik yang luar biasa.

Dia sekali lagi mengeklaim nominasi presiden dari partainya dan menang dalam pemilihan presiden AS 196, mengalahkan Demokrat Hubert Humphrey (1911-1978) dan kandidat pihak ketiga George Wallace (1919-1998).

Nixon menjabat pada saat pergolakan dan perubahan berlangsung di AS. Orang-orang Amerika terpecah belah selama Perang Vietnam (1954-75), sementara perempuan berbaris untuk persamaan hak dan kekerasan rasial yang mengguncang negara bagian.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batas Negara Mesir

Batas Negara Mesir

Internasional
Daftar Negara Semenanjung Arab

Daftar Negara Semenanjung Arab

Internasional
Thailand Negara Maju atau Berkembang?

Thailand Negara Maju atau Berkembang?

Internasional
Apakah Indonesia Negara Berkembang atau Maju?

Apakah Indonesia Negara Berkembang atau Maju?

Internasional
Daftar Negara-negara Nordik

Daftar Negara-negara Nordik

Internasional
Daftar Negara-negara Persemakmuran

Daftar Negara-negara Persemakmuran

Internasional
13 Negara yang Rayakan Hari Kemerdekaan pada Bulan Agustus

13 Negara yang Rayakan Hari Kemerdekaan pada Bulan Agustus

Internasional
Daftar Negara yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia Pertama Kali

Daftar Negara yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia Pertama Kali

Internasional
Siapa Taliban dan Apa Tujuannya?

Siapa Taliban dan Apa Tujuannya?

Internasional
Negara Maju di Amerika

Negara Maju di Amerika

Internasional
Negara Maju di Australia

Negara Maju di Australia

Internasional
Daftar Negara di Afrika Tengah

Daftar Negara di Afrika Tengah

Internasional
Daftar Negara Anggota OKI

Daftar Negara Anggota OKI

Internasional
Batas Wilayah Indonesia Bagian Timur secara Geografis

Batas Wilayah Indonesia Bagian Timur secara Geografis

Internasional
Batas Negara Vietnam

Batas Negara Vietnam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.