Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Kompas.com - 24/10/2021, 22:00 WIB
Logo BWF DOK. BWFLogo BWF

KOMPAS.com - Olahraga tanpa induk yang menaungi secara global akan terasa aneh. Tak ada apresiasi, regulasi, maupun kompetisi.

Karena itulah, tiap olahraga punya induk yang menaunginya. Termasuk badminton, yang punya BWF sebagai induk yang menaungi.

Bagaimana sejarahnya?

Baca juga: Ranking BWF, 10 Besar dan Wakil Indonesia

Sejarah Berdirinya BWF

Dikutip dari situs resminya, induk organisasi badminton dunia adalah BWF, kepanjangan dari Badminton World Federation.

Sebelumnya, nama organisasi tersebut adalah IBF (International Badminton Federation).

Cikal bakal terbentuknya organisasi ini muncul pada 5 Juli 1934 atas prakarsa perwakilan dari sembilan negara, yang kemudian tercatat menjadi anggota.

Sembilan negara yang menjadi pendiri adalah Inggris, Perancis, Denmark, Republik Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Skotlandia, Wales, dan Kanada.

Ketika itu, badan olahraga bulu tangkis internasional menggunakan nama awal International Badminton Federation (IBF).

Baca juga: Dukacita untuk Markis Kido, dari BWF hingga Ahsan-Marcus Gideon

Terbentuknya organisasi ini sempat mendapat pertentangan dari negara anggotanya pada dekade 1970-an akibat alasan sosial politik.

Hingga akhirnya terbentuklah organisasi tandingan bernama World Badminton Federation (WBF) dari 22 negara yang kebanyakan berasal dari benua Asia dan Afrika pada 1978.

Organisasi tandingan ini tidak bertahan lama. Kedua organisasi, IBF dan BWF, disatukan melalui konferensi unifikasi pada 1981.

Pergantian nama badan badminton dunia menjadi BWF secara resmi ditetapkan pada September 2006 dalam Rapat Luar Biasa di Madrid, Spanyol.

Saat ini, BWF memiliki anggota sebanyak 196 federasi di seluruh dunia yang terbagi dalam lima konfederasi di tingkat benua.

Baca juga: Rapat BWF: Usulan Jadi 5 X 11 Ditolak, Skor Bulu Tangkis Tetap 3 X 21

Fungsi dan Tugas BWF

Sebagai induk olahraga badminton dunia, BWF memiliki tugas menerapkan peraturan permainan hingga rutin menyebarkan cabang tersebut di tataran global.

BWF sudah mampu menuntaskan misi besar mereka pada 1992, ketika badminton dipertandingkan untuk kali pertama dalam Olimpiade di Barcelona, Spanyol.

BWF juga bertugas menetapkan pemain yang tampil dalam pesta olahraga terbesar dunia tersebut sekaligus menjadi penyelenggara utama turnamen cabang badminton.

Baca juga: Update Turnamen BWF 2021, Korea Open dan Macau Open Resmi Batal

Tidak hanya menggelar kompetisi di Olimpiade, BWF juga memiliki agenda kejuaraan rutin.

Mulai dari Piala Thomas, Piala Uber, Piala Sudirman, hingga Kejuaraan Dunia.

Ada pula misi untuk mengembangkan bakat-bakat pemain baru lewat turnamen rutin berbagai tingkatan, mulai dari BWF Tour Super 100, World Tour 300, 500, 750, 1000, hingga World Tour Finals.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BWF
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.