Kompas.com - 19/10/2021, 16:03 WIB
Salah satu kartun yang dimuat majalah mingguan Perancis, Le Canard Enchaine, menampilkan dua oang yang mengenakan pakaian anti-radiasi nuklir di dekat sebuah kolam renang. Pemerintah Jepang sangat tersinggung dengan kartun ini dan berencana memprotes majalah Le Canard Enchaine secara resmi. Le Canard EnchaineSalah satu kartun yang dimuat majalah mingguan Perancis, Le Canard Enchaine, menampilkan dua oang yang mengenakan pakaian anti-radiasi nuklir di dekat sebuah kolam renang. Pemerintah Jepang sangat tersinggung dengan kartun ini dan berencana memprotes majalah Le Canard Enchaine secara resmi.

KOMPAS.com - Nuklir tak hanya tentang ledakan besar yang meluluhlantakkan banyak jiwa. Bukan hanya tentang Hiroshima, Nagasaki, atau Chernobyl.

Lebih jauh dari itu, dampak nuklir memang sangat mengerikan. Tak hanya bisa meledak-mengamuk lewat bom dahsyat yang bahkan bisa menghancurkan kota, efek sesudahnya juga sangat buruk.

Kalau tak dimanfaatkan dengan bijak, radiasi nuklir bisa jadi mesin pembunuh diam-diam: tanpa suara, tanpa penampakan, tapi melumpuhkan dari dalam.

Dilansir Medical News Today, berikut beberapa dampak radiasi nuklir, yang amat berbahaya bagi tubuh.

Baca juga: Nuklir: Pengertian dan Pemanfaatan

Radiasi Nuklir Sebabkan Kerusakan DNA

Kerusakan DNA akibat paparan radiasi nuklir memicu mutasi gen. Hal ini menghancurkan sel manusia.

DNA yang rusak juga mengkibatkan cacat organ pada manusia.

Sel yang tidak terbentuk dengan baik akibat paparan radiasi, membuat DNA bisa rusak dan akhirnya mengakibatkan hal buruk pada organ.

Baca juga: Sejarah Bom Nuklir

Radiasi Nuklir Sebabkan Kanker

Kerusakan molekul pada sel manusia juga bisa terjadi akibat radiasi nuklir.

Sel-sel tubuh yang sehat bertabrakan dengan radiasi yang disebabkan oleh nuklir.

Akibatnya sel-sel kanker bisa tumbuh karena tubuh tidak dapat bermutasi dengan baik.

Baca juga: Manfaat Nuklir

Radiasi Nuklir Sebabkan Kerusakan Jaringan Kulit

Paparan radiasi nuklir yang besar dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit.

Kulit akan terasa seperti terbakar, perih, bahkan mengelupas.

Jaringan kulit kepala juga tak bebas risiko. Memungkinkan rambut rontok dan kebotakan permanen.

Baca juga: Nuklir Akselerasi Pengembangan Obat Baru

Radiasi Nuklir Sebabkan Kerusakan sistem Pencernaan

Karena paparan radiasi besar, organ tubuh bisa rusak.

Hal ini termasuk kerusakan sistem pencernaan tubuh, yang menyebabkan pendarahan pada perut.

Pencernaan pun tak akan normal seperti sediakala. Paparan besar nuklir punya efek besar dalam membuat organ tubuh rusak tak terbendung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.