Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengaku Kerasukan Roh Putri Diana, Wanita Ini Bunuh dan Potong Kelamin Seorang Pria

Kompas.com - 03/10/2021, 10:01 WIB
Ardi Priyatno Utomo

Penulis

Sumber Daily Star

DUBLIN, KOMPAS.com - Seorang wanita di Irlandia mengaku kerasukan Putri Diana, dan membunuh serta memotong alat kelamin seorang pria.

Grace Miano yang membunuh teman serumahnya dinyatakan bebas dari tuduhan pembunuhan, dengan alasan dia mengidap penyakit kejiwaan.

Pengadilan Kriminal Pusat di Dublin menyatakan Miano "pikirannya tidak beres" ketika menghabisi Limbani "Robert" Mzoma di Foxrock, 1 November 2018.

Baca juga: Tragis, Bocah 7 Tahun Dibunuh Orangtua karena Dianggap Kerasukan, Jasad Tak Dikubur

Pada Kamis (30/9/2021), juri menyatakan Miano tidak bersalah berdasarkan kesaksian si konsultan psikiater.

Dilansir DublinLive, psikiater itu mengatakan Miano "mungkin adalah pengidap skizofrenia terparah yang pernah dia temui".

Pengacara Miano, Michael Bowman SC, menuturkan bahwa kliennya merasa dia dirasuki sepenuhnya oleh Putri Diana, yang memberi tahu apa yang harus dilakukan.

Diwartakan Daily Star, wanita 53 tahun tersebut membunuh dan memotong alat kelamin Mzoma untuk melindungi Pangeran William.

"Pikirannya tidak beres. Dia mengeklaim sehari setelah pembunuhan, Putri Diana memberitahunya Miano adalah pelakunya.

Kepada psikiater, Miano mengeklaim roh Princess of Wales dan bangsawan Kerajaan Inggris lain terus merasukinya.

Sebabnya, mereka ingin dia mencegah plot yang hendak dilakukan Kate Middleton untuk mencelakakan Pangeran Harry dan William.

Setelah vonis dijatuhkan, James Dwyer menerangkan dia meminta Miano dipindahkan ke fasilitas khusus untuk diperiksa selama 14 hari.

Permintaan tersebut dikabulkan. Miano diminta hadir lagi di pengadilan pada 11 Oktober untuk melihat perkembangan laporan kejiwaannya.

Baca juga: Kakek di Pademangan Mengaku Dirasuki Setan Saat Cabuli Cucu Usia 7 Tahun hingga Tewas

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Daily Star
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perjalanan Hubungan Israel dan Iran, dari Sekutu Jadi Musuh

Perjalanan Hubungan Israel dan Iran, dari Sekutu Jadi Musuh

Internasional
Siapa Pemasok Senjata Terbesar untuk Israel?

Siapa Pemasok Senjata Terbesar untuk Israel?

Internasional
Apa Saja Jenis Persenjataan Militer Israel dan dari Mana Pasokannya?

Apa Saja Jenis Persenjataan Militer Israel dan dari Mana Pasokannya?

Internasional
Seberapa Kuat Militer Iran?

Seberapa Kuat Militer Iran?

Internasional
Serangan Iran ke Israel Tampaknya Direncanakan untuk Gagal

Serangan Iran ke Israel Tampaknya Direncanakan untuk Gagal

Internasional
Bagaimana Israel dan Sekutunya Cegat Lebih dari 300 Rudal dan Drone Iran?

Bagaimana Israel dan Sekutunya Cegat Lebih dari 300 Rudal dan Drone Iran?

Internasional
Seberapa Dekat Israel Singkirkan Hamas?

Seberapa Dekat Israel Singkirkan Hamas?

Internasional
Mengenal Sistem Pertahanan Iron Dome Israel

Mengenal Sistem Pertahanan Iron Dome Israel

Internasional
30 Tahun Genosida Rwanda yang Menewaskan 800.000 Orang

30 Tahun Genosida Rwanda yang Menewaskan 800.000 Orang

Internasional
Seberapa Berpengaruh Greta Thunberg?

Seberapa Berpengaruh Greta Thunberg?

Internasional
Trump Dituduh Menjual Alkitab untuk Kebutuhan Kampanye

Trump Dituduh Menjual Alkitab untuk Kebutuhan Kampanye

Internasional
Belajar dari Cara Taiwan Menghadapi Gempa Bumi

Belajar dari Cara Taiwan Menghadapi Gempa Bumi

Internasional
Korupsi dan Kecurangan Pemilu, Alasan AS Jatuhkan Sanksi pada Zimbabwe

Korupsi dan Kecurangan Pemilu, Alasan AS Jatuhkan Sanksi pada Zimbabwe

Internasional
Bagaimana AI Digunakan Israel Dalam Perang Melawan Hamas?

Bagaimana AI Digunakan Israel Dalam Perang Melawan Hamas?

Internasional
Apa Saja Opsi Iran untuk Membalas Israel, Setelah Jenderalnya Dibunuh?

Apa Saja Opsi Iran untuk Membalas Israel, Setelah Jenderalnya Dibunuh?

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com