Digigit Kelelawar Saat Tidur, Pria Ini Meninggal Terinfeksi Rabies

Kompas.com - 01/10/2021, 19:29 WIB

Karena itu, dia menyerukan jika ada yang merasa terpapar rabies, dia harus segera mencari pertolongan di rumah sakit terdekat.

Berdasarkan laporan CDC, kebanyakan kelelawar tidak mempunyai penyakit itu. Tapi, banyak orang di AS yang terpapar setelah digigii mamalia terbang tersebut.

Virus itu dilaporkan menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan penyakit otak yang berdampak pada kematian jika tak segera diobati.

Adapun diagnosis virus itu pada korban merupakan laporan pertama yang diterima Illinois sejak 1954 silam.

Baca juga: Peringati Hari Rabies Sedunia, Pemprov DKI Vaksinasi dan Periksa Kesehatan 618 Hewan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.