Rahasia Kekuatan Perang Pasukan Kekaisaran Mongol dalam Menaklukkan Asia

Kompas.com - 10/09/2021, 12:34 WIB
Ilustrasi prajurit Mongol. [The Art Science Museum Singapore Via World History] The Art Science Museum Singapore Via World HistoryIlustrasi prajurit Mongol. [The Art Science Museum Singapore Via World History]

Selain itu, tas kulit berisi persediaan makanan dan digunakan sebagai pelampung saat menyeberangi sungai, dua botol kulit untuk air, dan sebuah panci masak.

Baca juga: Kisah Kaisar Qin Shi Huang dan Ramuan Hidup Abadi pada Zaman China Kuno

Baju zirah ringan

Baju zirah adalah bagian dari pertempuran zaman kuno. Pasukan Mongol suka memakai baju besi di dada.

Namun, mereka tidak suka menggunakan yang berbahan besi logam berat baju besi yang berat akan menghambat kecepatan mereka dan akan membuat mereka kelelahan.

Baju zirah mereka biasanya terbuat dari bahan, mantel berat, potongan logam, tulang atau kulit yang dipernis.

Pasukan Mongol kadang-kadang menggunakan baju besi pelat yang berbahan ringan juga untuk kuda mereka.

Taktik perang mematikan

Pasukan Mongol memiliki kekuatan perang juga dari berbagai taktik yang akan dengan mudah menaklukkan musuh. Mereka memanfaatkan psikologi di medan peperangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka tahu bahwa kerja mental lebih penting dari pada kekuatan fisik untuk mengalahkan musuh. Jadi, mereka menggunakan kekuatan fisik dan taktik melemahkan psikologis.

Jaringan spionase yang efisien

Salah satu strategi pasukan Kekaisaran Mongol lainnya yang penting adalah jaringan mata-mata mereka yang luas dan efisien, yang memberikan mereka kekuatan perang.

Kekaisaran akan menyebarkan mata-mata di wilayah musuh dalam bentuk pendeta, pembelot, dan pedagang untuk mengumpulkan informasi tentang kesiapan musuh untuk berperang.

Mereka sering menemukan mata-mata di barisan musuh yang tidak setia kepada negara mereka. Hal pertama yang mereka coba ketahui adalah kelemahan musuh mereka.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

Internasional
3 Tokoh Utama Kapitalisme

3 Tokoh Utama Kapitalisme

Internasional
Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Internasional
Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Internasional
Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Internasional
Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Internasional
Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Internasional
Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Internasional
Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.