Kompas.com - 09/09/2021, 10:47 WIB
Ilustrasi WHO. Shutterstock/AskarimIlustrasi WHO.

Sebagai badan kesehatan PBB, WHO memiliki misi "untuk bertindak sebagai otoritas yang mengarahkan dan mengkoordinasikan pekerjaan kesehatan internasional", menurut konstitusi badan.

Berdirinya WHO menggantikan beberapa otoritas kesehatan regional yang telah didirikan di Eropa dan Amerika pada awal 1900-an, untuk membantu mencegah penyebaran penyakit seperti cacar dan tifus.

WHO dimulai dengan 55 negara anggota dan kini telah berkembang menjadi 194 negara anggota dan 2 anggota asosiasi (Puerto Riko dan Tokelau).

Negara-negara anggota membentuk Majelis Kesehatan Dunia, yang menetapkan kebijakan WHO, menyetujui, dan mengawasi anggarannya, serta memilih seorang direktur jenderal untuk memimpin WHO selama masa jabatan 5 tahun.

Anggarannya ditetapkan untuk periode 2 tahun dan mencapai 6,3 miliar dollar AS (Rp 89,9 triliun) untuk 2018 dan 2019.

Uang tersebut berasal dari iuran dan kontribusi sukarela dari negara-negara anggota, serta uang dari kelompok nirlaba, seperti Bill and Melinda Gates Foundation dan Rotary International.

Untuk tanggapan awal terhadap Covid-19, WHO meminta 675 juta dollar AS (Rp 9,6 triliun) dari para donor dan berencana untuk secara signifikan meningkatkan jumlah tersebut untuk mendanai layanannya yang memberikan "nasihat, persediaan, dan kepemimpinan" dalam pandemi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

WHO memiliki 7.000 staf yang terdiri dari ilmuwan, dokter, dan spesialis kesehatan masyarakat, serta pakar di bidang ekonomi, statistik, maupun bantuan darurat.

Badan ini berkantor pusat di Jenewa dan memiliki kantor di lebih dari 150 negara di seluruh dunia.

Direktur jenderal saat ini adalah Tedros Adhanom Ghebreyesus, mantan menteri kesehatan di Ethiopia.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber NPR
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

Internasional
3 Tokoh Utama Kapitalisme

3 Tokoh Utama Kapitalisme

Internasional
Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Internasional
Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Internasional
Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Internasional
Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Internasional
Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Internasional
Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Internasional
Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.