Temujin dan Gelar Genghis Khan dalam Sejarah Kerajaan Mongol

Kompas.com - 08/09/2021, 04:38 WIB

Temujin kemudian berselisih dengan Toghrul, dan Toghrul terbunuh setelah pasukannya dikalahkan oleh Temujin.

Pada 1206, Temujin telah menaklukkan sebagian besar Mongolia dan suku-suku yang tersisa dipaksa untuk mengakui dia sebagai pemimpin mereka.

Menyusul kemenangan atas suku-suku Mongol yang saling bersaing, para pemimpin suku lainnya menyetujui perdamaian dan menganugerahkan kepada Temujin gelar "Genghis Khan," yang berarti "penguasa universal", atau bisa diartikan juga sebagai "penguasa laut".

Dukun terkemuka menyatakan Genghis Khan sebagai wakil dari Mongke Koko Tengri (Langit Biru Abadi), dewa tertinggi bangsa Mongol. Dengan pernyataan status ilahi ini, diterimalah bahwa takdirnya adalah untuk menguasai dunia.

Baca juga: Mandat dari Surga, Konsep Politik Pemimpin Zaman China Kuno untuk Berkuasa

Kerajaan Mongol Genghis Khan

Pada tahun-tahun setelah menaklukkan Mongolia, Genghis Khan meluncurkan kampanye perang yang sukses melawan Dinasti Jin, mengambil ibu kota mereka Zhongdu (dekat Beijing modern) pada tahun 1215.

Dia kemudian mengalihkan perhatiannya ke barat, bergerak lebih dalam ke Asia Tengah. Pada 1219, ia meluncurkan kampanye yang sukses melawan Shah Khwarezm (berbasis di Iran modern) yang dilaporkan dengan pasukan hingga 200.000 orang.

Mengapa Genghis Khan merasa terdorong untuk meluncurkan kampanye perang? Itu diperdebatkan di antara para sarjana.

Morris Rossabi dari Columbia University menulis di buku “Genghis Khan and the Mongol Empire” (University of Washington Press, 2009) bahwa beberapa ide telah diajukan.

Mengutip Live Science, ada kemungkinan bahwa perang harus dilakukan karena pasokan hewan di negara itu telah menyusut, dan Genghis Khan perlu menyerang negara lain untuk mencegah kelaparan.

Gagasan lain adalah bahwa periode cuaca kering di Mongolia menyebabkan keputusan Genghis Khan untuk merebut tanah baru bagi rakyatnya. Namun, gagasan lain adalah bahwa Genghis Khan merasa dia memiliki hak ilahi untuk menaklukkan dunia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.