Kompas.com - 03/09/2021, 16:28 WIB
Foto yang diambil oleh kantor berita Korea Utara (KCNA) pada 10 September 2019, dan dirilis 11 September 2019 memperlihatkan sebuah rudal meluncur dari sistem peluncur roket ganda yang ditembakkan dari sebuah lokasi rahasia. AFP/KCNA VIA KNSFoto yang diambil oleh kantor berita Korea Utara (KCNA) pada 10 September 2019, dan dirilis 11 September 2019 memperlihatkan sebuah rudal meluncur dari sistem peluncur roket ganda yang ditembakkan dari sebuah lokasi rahasia.

KOMPAS.com - Pada 3 September 2017, di situs pengujian Punggye-ri, Provinsi Hamgyong Utara, Korea Utara melakukan uji coba nuklir keenam dan menjadi yang terdahsyat dalam sejarahnya.

Uji coba nuklir ke-6 Korea Utara itu diledakkan pada pukul 15.50 GMT waktu setempat, yang menghasilkan aktivitas seismik yang cukup besar.

Survei Geologi AS (USGS) mencatat peristiwa ledakan nuklir Korea Utara tersebut mengakibatkan gempa berkekuatan 6,3 magnitudo.

Baca juga: Korea Utara Tampak Memulai Kembali Operasi Reaktor Penghasil Senjata Nuklir

Administrasi Gempa China (CEA) mencatat hal yang sama, sementara Badan Meteorologi Jepang mencatat gempa 6,1 magnitudo.

Gempa, efek uji coba ledakan nuklir ke-6 Korea Utara itu disebutkan oleh The Diplomat, lebih tinggi dari pada yang terjadi dalam uji coba ke-5 pada 9 September 2016.

Delapan menit setelah ledakan nuklir itu, baik USGS dan CEA melaporkan peristiwa seismik sekunder yang dilaporkan terjadi di lokasi pengujian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

USGS melaporkan 4,1 magnitudo, sedangkan CEA melaporkan 4,6 magnitudo.

Beberapa jam setelah uji coba nuklir keenam itu, Korean Central State Television (KCTV) Korea Utara menyiarkan pernyataan yang mengklaim bahwa perangkat yang diuji itu adalah bom termonuklir dua tahap.

Baca juga: Badan Pengawas Nuklir PBB Sebut Ada Indikasi Pekerjaan Plutonium di Korea Utara

Perangkat nuklir itu dirancang untuk digunakan bersama dengan rudal balistik antarbenua, Hwasong-14 Korea Utara, yang pertama kali diuji pada musim panas 4 Juli.

Para ahli berpendapat bahwa uji coba nuklir Korea Utara itu menghasilkan ledakan hidrogen setidaknya 100 kiloton, yang disebutkan The Diplomat lebih besar dari uji coba kelimanya 30 kiloton.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

Internasional
6 Insiden Perang Dingin yang Nyaris Jadi Perang Dunia III

6 Insiden Perang Dingin yang Nyaris Jadi Perang Dunia III

Internasional
Sejarah Perang Dingin: Latar Belakang dan Persaingannya

Sejarah Perang Dingin: Latar Belakang dan Persaingannya

Internasional
Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Internasional
Daftar Negara yang Mengakui Taiwan

Daftar Negara yang Mengakui Taiwan

Internasional
Akar Konflik China-Taiwan

Akar Konflik China-Taiwan

Internasional
Sejarah Taiwan, dari Kedatangan Bangsa Asing hingga Era Modern

Sejarah Taiwan, dari Kedatangan Bangsa Asing hingga Era Modern

Internasional
Hubungan Amerika Serikat dengan Taiwan

Hubungan Amerika Serikat dengan Taiwan

Internasional
Standar Ganda Politik Luar Negeri Amerika Serikat

Standar Ganda Politik Luar Negeri Amerika Serikat

Internasional
Politik Luar Negeri Amerika Serikat

Politik Luar Negeri Amerika Serikat

Internasional
Rencana NATO soal Senjata Nuklir

Rencana NATO soal Senjata Nuklir

Internasional
Tujuan NATO Dulu dan Kini

Tujuan NATO Dulu dan Kini

Internasional
Daftar Negara Anggota NATO dan Cara Bergabung

Daftar Negara Anggota NATO dan Cara Bergabung

Internasional
Sejarah Berdirinya NATO, Prinsip, dan Tujuan

Sejarah Berdirinya NATO, Prinsip, dan Tujuan

Internasional
Perang Saudara China: Jalannya Pertempuran dan Berdirinya RRC

Perang Saudara China: Jalannya Pertempuran dan Berdirinya RRC

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.