Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

15 Keajaiban Mumi dari Seluruh Dunia dari Xin Zhui China hingga Ramses II Mesir

Kompas.com - 30/08/2021, 10:02 WIB
Shintaloka Pradita Sicca

Penulis

KOMPAS.com - Mumi Xin Zhui dari Dinasti Han, salah satu mumi di dunia ini yang menggambarkan keunikan dari peradaban kuno.

Masih banyak mumi lainnya di muka bumi yang memiliki kisah unik, berikut Kompas.com rangkum dalam 15 daftar mumi dari seluruh dunia, yang melansir berbagai sumber:

Baca juga: Rahasia Cantik Mumi Xin Zhui dari China Kuno, Beda dari Mesir Punya

1. Mumi Xin Zhui atau Lady Dai dari China

Rekonstruksi artistik Xin Zhui, bangsawan wanita China kuno dari Dinasti Han. (Flazaza/Wikimedia Commons via History Daily)Flazaza/Wikimedia Commons via History Daily Rekonstruksi artistik Xin Zhui, bangsawan wanita China kuno dari Dinasti Han. (Flazaza/Wikimedia Commons via History Daily)

Xin Zhui adalah istri seorang bangsawan dari Dinasti Han. Dia meninggal pada pertengahan abad ke-2 SM, dengan kesehatan yang buruk, kelebihan berat badan, kolesterol tinggi, dan batu empedu.

Makamnya kedap udara dan disegel dengan tanah liat serta arang, yang diperkirakan membuat mumi Xin Zhui awet lebih dari 2000 tahun.

Di dalam peti matinya juga terdapat cairan kemerahan mengandung asam yang menggenang di sekitar mayatnya dan dianggap juga berperan dalam pengawetan.

2. Mumi Vladimir Lenin dari Rusia

Mumi Vladimir Lenin. [Via Mentalfloss.com]Via Mentalfloss.com Mumi Vladimir Lenin. [Via Mentalfloss.com]

Setelah Vladimir Lenin, pemimpin komunis yang terkenal ini meninggal pada 1924, tubuhnya dibalsem dan dipajang di sebuah mausoleum di Red Square.

Mayat Lenin dibalsem ulang setiap tahun dalam larutan khusus, dan perawatan dilakukan untuk mengatasi jamur, kerutan, dan bahkan bulu mata yang hilang. Biaya pemeliharaan tahunan mumifikasinya mencapai sekitar 200.000 dollar AS (Rp 2,8 miliar).

3. Mumi Tollund Man dari Denmark

Mumi Tollund Man dari Denmark. [Via Mentalfloss.com]Via Mentalfloss.com Mumi Tollund Man dari Denmark. [Via Mentalfloss.com]

Tollund Man meninggal pada abad ke-4 SM dan diawetkan secara alami oleh lingkungan gambut, menjadikannya salah satu yang paling terkenal dari seluruh mayat rawa.

Wajahnya terlihat seperti orang yang sedang tidur, sementara ada jerat di lehernya yang menunjukkan akhir hidupnya berakhir lebih menyeramkan dengan cara digantung.

Mayat rawa yang terawetkan dengan baik ini sering disalahartikan sebagai korban pembunuhan baru-baru ini. Ada mayat rawa lainnya dipajang di seluruh Eropa.

4. Mumi Otzi dari Bolzano, Italia

Mumi OtziSouth Tyrol Museum of Archaeology/Eurac/Samadell Mumi Otzi

Mumi Otzi disebut sebagai yang paling banyak diteliti di dunia. Otzi meninggal sekitar 3300 SM di puncak pegunungan Alpen Ötztal di usia sekitar 45 tahun.

Otzi ini diperkirakan tewas terbunuh karena trauma tajam di bahunya dan ada kemungkinan di kepala juga. Ia menjadi mumi alami karena diawetkan oleh suhu dingin dan es.

Ditemukan juga bahwa mumi Otzi ini memiliki tato yang merupakan tato tertua yang terawetkan di dunia.

Baca juga: CT Scan Patung Buddha Berusia Ribuan Tahun Ungkap Keberadaan Mumi Biksu

5. Mumi La Doncella dari Salta, Argentina

Mumi La Doncella dari Salta, Argentina. [Via Mentalfloss.com]Via Mentalfloss.com Mumi La Doncella dari Salta, Argentina. [Via Mentalfloss.com]

Mumi La Doncella adalah anak perawan suku Inca yang dikorbankan di gunung berapi Llullaillaco, yang meninggal 5 abad yang lalu. Ia berusia sekitar 15 tahun saat meninggal dalam tidurnya setelah dibius dengan daun koka dan bir chicha.

Dia mungkin seorang aclla atau "perawan matahari," dipilih sebagai seorang anak untuk akhirnya menjadi korban bagi para dewa. Lingkungan yang dingin dan kering menjaga mayat La Doncella dengan sempurna, membuatnya tampak seperti baru saja tertidur.

6. Mumi Itigilov dari Buryatia

Mumi Itigilov dari Buryatia. [Via Mentalfloss]Via Mentalfloss Mumi Itigilov dari Buryatia. [Via Mentalfloss]

Dashi-Dorzho Itigilov adalah seorang Buddha yang meninggal pada 1927 saat bermeditasi dalam posisi lotus.

Itigilov telah meninggalkan instruksi untuk dikuburkan saat dia meninggal, dikebumikan di kotak pinus, dan digali beberapa tahun kemudian.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kecerdikan dan Kegigihan Hamas Dalam Memperoleh Senjata

Kecerdikan dan Kegigihan Hamas Dalam Memperoleh Senjata

Internasional
Sosok Uskup Korban Penusukan Dalam Aksi Terorisme di Australia

Sosok Uskup Korban Penusukan Dalam Aksi Terorisme di Australia

Internasional
Persenjataan Hamas Semakin Banyak yang Justru Bersumber dari Israel

Persenjataan Hamas Semakin Banyak yang Justru Bersumber dari Israel

Internasional
Dari Mana Hamas Memperoleh Senjata?

Dari Mana Hamas Memperoleh Senjata?

Internasional
Perjalanan Hubungan Israel dan Iran, dari Sekutu Jadi Musuh

Perjalanan Hubungan Israel dan Iran, dari Sekutu Jadi Musuh

Internasional
Siapa Pemasok Terbesar Senjata untuk Israel?

Siapa Pemasok Terbesar Senjata untuk Israel?

Internasional
Apa Saja Jenis Persenjataan Militer Israel dan dari Mana Pasokannya?

Apa Saja Jenis Persenjataan Militer Israel dan dari Mana Pasokannya?

Internasional
Seberapa Kuat Militer Iran?

Seberapa Kuat Militer Iran?

Internasional
Serangan Iran ke Israel Tampaknya Direncanakan untuk Gagal

Serangan Iran ke Israel Tampaknya Direncanakan untuk Gagal

Internasional
Bagaimana Israel dan Sekutunya Cegat Lebih dari 300 Rudal dan Drone Iran?

Bagaimana Israel dan Sekutunya Cegat Lebih dari 300 Rudal dan Drone Iran?

Internasional
Seberapa Dekat Israel Singkirkan Hamas?

Seberapa Dekat Israel Singkirkan Hamas?

Internasional
Mengenal Sistem Pertahanan Iron Dome Israel

Mengenal Sistem Pertahanan Iron Dome Israel

Internasional
30 Tahun Genosida Rwanda yang Menewaskan 800.000 Orang

30 Tahun Genosida Rwanda yang Menewaskan 800.000 Orang

Internasional
Seberapa Berpengaruh Greta Thunberg?

Seberapa Berpengaruh Greta Thunberg?

Internasional
Trump Dituduh Menjual Alkitab untuk Kebutuhan Kampanye

Trump Dituduh Menjual Alkitab untuk Kebutuhan Kampanye

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com