Rahasia "Cantik" Mumi Xin Zhui dari China Kuno, Beda dari Mesir Punya

Kompas.com - 28/08/2021, 04:14 WIB

KOMPAS.com - Di perbukitan Mawangdui, dekat kota Changsha di China pada 1971, ditemukan sebuah makam kuno berusia 2.200.

Makam itu milik pasangan bangsawan dari Dinasti Han, Li Cheng dan Xin Zhui, yang diisi dengan sejumlah patung emas dan perak, perhiasan, serta pakaian sutra halus.

Di antara temuan itu, penemuan mayat Xin Zhui yang diawetkan menjadi mumi yang paling menarik perhatian. Meski sudah berumur ribuan tahun lalu, tubuhnya masih terawat "cantik", seperti baru saja meninggal.

Xin Zhui juga dikenal sebagai Lady Dai, karena suaminya, Li Cheng adalah seorang penguasa di wilayah Dai yang sekarang bernama Changsha, selama Dinasti Han.

Baca juga: CT Scan Patung Buddha Berusia Seabad Ungkap Keberadaan Mumi Biksu

Melansir All Thats Interesting, mayat Lady Dai berubah mulai memburuk segera setelah oksigen menyentuh tubuhnya. Disebutkan bahwa gambar mumi Xin Zhui saat ini tidak sesuai dengan penemuan awalnya.

Kondisi mumi Xin Zhui berbeda jauh dari mumi Mesir pada umumnya yang pernah ditemukan, di mana tubuhnya hingga jaringan tubuh pasti kering, dan biasanya menggunakan garam dalam proses pengawetannya.

Saat pertama kali mumi Xin Zhui diotopsi, ditemukan bahwa semua organnya utuh dan pembuluh darahnya masih menyimpan darah tipe A.

Pembuluh darah ini juga mengungkapkan penyebab resmi kematiannya pada 163 SM, adalah serangan jantung di usia 50-an tahun.

Namun, penyakit lainnya juga ditemukan dalam tubuh mumi Xin Zhui, meliputi batu empedu, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan penyakit hati.

Ahli patologi bahkan menemukan 138 biji melon yang dicerna dengan dengan baik di perut dan ususnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.