Kisah Perang: The Great Emu War, Ketika Australia Keok Melawan Burung

Kompas.com - 04/08/2021, 08:40 WIB

CANBERRA, KOMPAS.com - Australia sudah kenyang pengalaman tandang di medan tempur, ketika terjun ke Perang Dunia, Perang Vietnam, dan banyak konflik lainnya.

Namun saat berlaga di negara sendiri tentara "Negeri Kanguru" justru keok. Padahal, yang mereka lawan bukan manusia.

Ya, tentara Australia kalah melawan kawanan emu dalam The Great Emu War, kisah perang ketika manusia keok di hadapan burung.

Baca juga: Kisah Perang: Erwin Rommel Sang Rubah Gurun dan Plot Membunuh Hitler

Emu adalah burung asli Australia yang juga burung terbesar kedua di Bumi.

Ukurannya hanya kalah besar dari burung unta. Burung emu tingginya mencapai 1,9 meter dan bisa berlari dengan kecepatan 50 km/jam.

Berkat ikoniknya hewan ini, emu ditampilkan Australia dalam koin lima puluh sennya.

Kisah perang emu

Melansir History of Yesterday, Perang Emu atau The Great Emu War bermula pada 1932, saat para petani di negara bagian Australia Barat berjuang melalui Depresi Hebat.

Banyak di antara mereka adalah veteran Perang Dunia I, dan sekembalinya ke Tanah Air diberikan pemerintah sebidang tanah dalam kondisi yang keras di Australia Barat.

Pemerintah juga menjanjikan mereka subsidi untuk menanam gandum dalam tanah yang kering.

Para veteran itu lalu mengairi tanah kering tersebut agar gandum bisa tumbuh, tetapi tanpa disadari juga menarik perhatian emu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.