5 Smash Tercepat di Dunia Badminton, Ada yang Nyaris 500 Km/Jam

Kompas.com - 01/08/2021, 15:27 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen mengembalikan kok ke arah lawan asal Jepang, Kento Momota dalam partai final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/7/2018). Kento Momota keluar sebagai juara usai menang dengan skor 21-14 dan 21-9. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen mengembalikan kok ke arah lawan asal Jepang, Kento Momota dalam partai final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/7/2018). Kento Momota keluar sebagai juara usai menang dengan skor 21-14 dan 21-9.

KOMPAS.com - Smash tercepat badminton tercatat hampir 500 km/jam kencangnya yang dilakukan pebulu tangkis Malaysia, Tan Boon Heong, dalam uji coba raket Yonex.

Tan Boon Heong menorehkan smash badminton tercepat di dunia dengan kecepatan 493 km/jam pada 2013.

Torehan eks pemain ganda putra Malaysia itu tercatat dalam Guinness World Records.

Baca juga: 10 Negara dengan Angkatan Udara Terkuat di Dunia

Namun karena dia tidak melakukannya di arena pertandingan, siapakah pemegang rekor smash badminton tercepat di dunia saat bertanding?

Dilansir dari Sportskeeda, 17 September 2017, berikut adalah 5 smash tercepat sepanjang sejarah di pertandingan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Parupalli Kashyap (401 km/jam)

Pebulu tangkis asal India, Parupalli Kashyap.THE HINDU Pebulu tangkis asal India, Parupalli Kashyap.
Kashyap sempat digadang-gadang menjadi masa depan bulu tangkis India, tetapi sejumlah cedera membuat performanya menurun bahkan terpaksa absen di Olimpiade Rio 2016.

Meski begitu, di masa puncaknya Parupalli Kashyap terkenal dengan smes kencangnya.

Di ajang Olimpiade 2012, salah turnamen terakhir yang diikutinya sebelum pensiun tahun 2015, Kashyap mencatatkan smes berkecepatan 401 km/jam.

Lin Dan juga membuat smes dengan kecepatan sama di kejuaraan tersebut.

4. Viktor Axelsen (404 km/jam)

Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen melawan wakil Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito saat pertandingan babak kedua Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Shesar Hiren Rhustavito kalah 17-21, 14-21.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen melawan wakil Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito saat pertandingan babak kedua Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Shesar Hiren Rhustavito kalah 17-21, 14-21.
Saat berusia 23 tahun Axelsen sudah meraih medali perunggu Olimpiade Rio 2016, dan bersama Jan O Jorgensen diprediksi menjadi penerus Peter Gade sang legenda Denmark.

Axelsen terkenal sebagai pemain yang berpikir cepat, daya jelajah tinggi, dan trick-shot.

Di Japan Open 2015 Axelsen mengukir rekor smash tercepat badminton di ajang itu dengan kecepatan 404 km/jam.

Sayangnya dia kalah di final melawan Lin Dan.

Baca juga: 9 Kota yang Hilang dalam Sejarah Manusia dan Ceritanya

3. Jan O Jorgensen (407 km/jam)

Pebulu tangkis tunggal Denmark, Jan O Jorgensen, mengembalikan kok ke arah Rajiv Ouseph dari Inggris pada babak penyisihan Grup B Piala Thomas di Siri Fort Stadium, New Delhi, India, Selasa (20/5/2014).AFP PHOTO/SAJJAD HUSSAIN Pebulu tangkis tunggal Denmark, Jan O Jorgensen, mengembalikan kok ke arah Rajiv Ouseph dari Inggris pada babak penyisihan Grup B Piala Thomas di Siri Fort Stadium, New Delhi, India, Selasa (20/5/2014).
Di Malaysia Open Superseries Premier 2016, pebulu tangkis Denmark ini membuat smes berkecepatan 407 km/jam.

Hal yang lebih membanggakan lagi, tembakan Jorgensen itu berbuah poin melawan wakil tuan rumah, Lee Chong Wei, di semifinal.

Akan tetapi Jorgensen akhirnya bertekuk lutut di hadapan Lee Chong Wei.

2. Lee Chong Wei (408 km/jam)

Pemain tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei bertanding melawan pemain tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Lee Chong Wei gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor 10-21 dan 18-21.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Pemain tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei bertanding melawan pemain tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Lee Chong Wei gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor 10-21 dan 18-21.
Hong Kong Open 2015 menjadi comeback Lee Chong Wei setelah terlibat kasus doping pada 2014.

Dia tidak diunggulkan di ajang itu karena baru saja vakum berbulan-bulan menjalani masa hukuman.

Namun demikian, Lee Chong Wei masih sanggup melakukan smes kencang ikoniknya, kali ini mencapai 408 km/jam.

Baca juga: 8 Mumi Kuno di Dunia dengan Kisah Tersembunyi

1. Mads Pieler Kolding (426 km/jam)

Pasangan ganda putra Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding, beraksi saat menghadapi ganda Korea Selatan, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, pada babak pertama All England di Barclaycard Arena, Birmingham, Rabu (4/3/2015). POLITIKEN.DK/JENS DRESLING Pasangan ganda putra Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding, beraksi saat menghadapi ganda Korea Selatan, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, pada babak pertama All England di Barclaycard Arena, Birmingham, Rabu (4/3/2015).
Denmark terkenal dengan pebulu tangkisnya yang diberkati smes kencang.

Selain Viktor Axelsen dan Jan O Jorgensen, Mads Pieler Kolding juga masuk jajaran pemegang rekor smash tercepat badminton.

Kolding yang merupakan pemain ganda putra, di turnamen Premier Badminton League (PBL) 2017 memukau penonton dan lawan dengan smash 426 km/jam.

Ia melakukannya saat membela klub Chennai Smashers melawan Mumbai Rockets.

Akan tetapi PBL bukan kejuaraan yang diakui BWF, sehingga tidak masuk catatan resmi rekor smash bulutangkis tercepat di dunia dalam pertandingan.

Baca juga: 7 Ninja Ternama Sepanjang Zaman Jepang Kuno

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

Internasional
3 Tokoh Utama Kapitalisme

3 Tokoh Utama Kapitalisme

Internasional
Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Internasional
Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Internasional
Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Internasional
Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Internasional
Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Internasional
Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Internasional
Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.