Kompas.com - 31/07/2021, 16:30 WIB
Banjir di kawasan bundaran air mancur di samping Patung Arjuna Wiwaha, Jalan MH Thamrin, Jakarta. Foto diambil 9 Februari 2015 KOMPAS/LASTI KURNIABanjir di kawasan bundaran air mancur di samping Patung Arjuna Wiwaha, Jalan MH Thamrin, Jakarta. Foto diambil 9 Februari 2015

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyinggung bahaya pemanasan global ketika berpidato di Kantor Direktur Intelijen Nasional, Selasa (27/7/2021).

Dalam pidatonya tersebut, Biden juga mengutarakan prediksi tenggelamnya ibu kota Indonesia, Jakarta, dalam 10 tahun lagi.

Baca juga: Joe Biden: Jakarta Mungkin Tenggelam 10 Tahun Lagi

“Apa yang terjadi di Indonesia jika perkiraannya benar bahwa, dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena akan tenggelam?” kata Biden.

Sebelumnya, Jakarta juga pernah diprediksi akan tenggelam pada tahun 2050 mendatang menurut sebuah laporan berjudul New elevation data triple estimates of global vulnerability to sea-level rise and coastal flooding.

Laporan tersebut diterbitkan di jurnal Nature Communications pada 29 Oktober 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir CNN, Jakarta bukanlah satu-satunya kota yang terancam. Berikut daftar kota di dunia yang diprediksi bakal tenggelam.

Baca juga: Tak Hanya Pemanasan Global, Ini 5 Penyebab Banjir Eropa 2021 Sangat Parah

Houston

Warga berjalan di tengah banjir yang menggenangi jalan raya Telephone di kota Houston, Amerika Serikat, Minggu (27/8/2017) waktu setempa.THOMAS B. SHEA/AFP/Getty Images Warga berjalan di tengah banjir yang menggenangi jalan raya Telephone di kota Houston, Amerika Serikat, Minggu (27/8/2017) waktu setempa.

Ketinggian muka tanah Houston di AS dilaporkan semakin ambles dalam beberapa terakhir.

Seperti Jakarta, kota tersebut terancam tenggelam akibat beberapa faktor salah satunya adalah penyedotan air tanah yang berlebihan.

The Houston Chronicle melaporkan bahwa beberapa wilayah di Harris County sudah tenggelam sekitar 3 meter dibandingkan tahun 1920-an, menurut data dari US Geological Survey.

Area tersebut terus turun sekitar 3 sentimeter (cm) per tahun, jumlah yang dapat bertambah dengan cepat.

Para pembuat kebijakan telah mencoba untuk mengatasi masalah di sana, salah satunya menciptakan sebuah distrik khusus untuk mengatur pengambilan air tanah pada 1975.

Namun masalah tersebut tetap ada, dengan sumur milik pribadi dan pemasok air terus mengambil air dari dalam tanah.

Baca juga: Inspirasi Energi: Tahukah Kamu? Efisiensi Energi Bisa Kurangi Pemanasan Global

Lagos

Pembangunan jalan kereta api di sebuah distrik di kota Lagos, Nigeria. Reuters Pembangunan jalan kereta api di sebuah distrik di kota Lagos, Nigeria.

Kota Lagos terletak di daerah pantai di Nigeria. Wilayah ini juga merupakan kota terpadat di Afrika.

Lagos sangat rentan terhadap banjir dengan garis pantai yang telah terkikis. Ketika permukaan air laut naik karena pemanasan global, kota ini semakin berisiko tenggelam.

Sebuah studi dari 2012 mengungkapkan, karena garis pantai Nigeria sangat rendah, kenaikan permukaan laut sekitar 1 hingga 3 meter berpotensi menyebabkan bencana pada aktivitas manusia di Lagos.

Sebuah studi terpisah pada 2019 menemukan, permukaan laut global bisa naik lebih dari 2 meter pada akhir abad ini.

Baca juga: Tepis Isu Pemanasan Global, Biden Sebut Trump Pembakar Iklim

New Orleans

Jalur gondola ganda pada Menara Tricentennial, New Orleans, Amerika Serikat.designboom Jalur gondola ganda pada Menara Tricentennial, New Orleans, Amerika Serikat.

Pada 1930-an, hanya sepertiga wilayah New Orleans di AS yang berada di bawah permukaan laut.

Ketika Badai Katrina menghantam kota tersebut pada 2005, wilayah kota New Orleans yang tenggelam naik menjadi setengahnya.

Kota ini rentan terhadap kenaikan permukaan air laut karena dibangun di atas tanah yang gembur dan posisinya sangat dekat dengan pantai.

Para ahli mengungkapkan bahwa New Orleans setiap tahunnya ambles sekitar 1 cm.

Baca juga: Efek Pemanasan Global, Beruang Kutub Terancam Punah pada 2100

Beijing

Kota Terlarang (Forbidden City) adalah tempat wisata paling terkenal China.SHUTTERSTOCK Kota Terlarang (Forbidden City) adalah tempat wisata paling terkenal China.

Sebuah studi pada 2016 menunjukkan bahwa ibu kota China, Beijing, tenggelam sebanyak 10 cm di beberapa wilayahnya per tahun.

Para peneliti mengatakan, penyebab tenggelamnya Beijing mirip dengan situasi di Jakarta dan Houston.

Beijing sebenarnya bukanlan kota di wilayah pesisir. Kota ini sangat bergantung pada air tanah sebagai sumber air utamanya.

Penyedotan air tanah yang masif dari kota tersebut menyebabkan Beijing rawan tenggelam.

Baca juga: Ribuan Ilmuwan Peringatkan Titik Kritis Iklim Sudah Dekat, Apa Tanda-tandanya?

Washington DC

Persiapan jelang pelantikan Joe Biden pada Sabtu (16/1/2021). Seremoni diadakan di Gedung Capitol tanggal pada Rabu (20/1/2021).AP PHOTO/PATRICK SEMANSKY Persiapan jelang pelantikan Joe Biden pada Sabtu (16/1/2021). Seremoni diadakan di Gedung Capitol tanggal pada Rabu (20/1/2021).

Ibu kota AS, Washington AS adalah salah satu kota terpenting di AS. Kota ini juga terancam tenggelam.

Penelitian yang dilakukan sejak 2015 menunjukkan bahwa muka tanah ibu kota AS tersebut akan turun lebih dari 15 cm dalam 100 tahun ke depan.

Tapi tidak seperti Jakarta, penurunan muka tanah Washington DC tidak ada hubungannya dengan penggunaan air sumur atau naiknya permukaan laut.

CNN melaporkan, tenggelamnya kota tersebut disebabkan oleh lapisan es dari zaman es terakhir.

Lapisan es setinggi 1,6 kilometer tersebut mendorong daratan di bawah Teluk Chesapeake ke atas.

Para peneliti meyakini bahwa daerah itu secara bertahap tenggelam, namun prosesnya bisa berlangsung ribuan tahun.

Baca juga: Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia: Dampak Perubahan Iklim Seperti Pandemi Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Internasional
Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Internasional
Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Internasional
4 Turnamen Utama Golf Dunia

4 Turnamen Utama Golf Dunia

Internasional
Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Internasional
Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Internasional
Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.