Skandal Marguerite: PSK Simpanan Pangeran Inggris, Pemeras Pria Kaya, dan Pembunuh Suaminya

Kompas.com - 24/07/2021, 13:04 WIB
Suasana di depan Istana Buckingham di London, Senin (6/11/2017), sebelum upacara pergantian pasukan pengawal kerajaan berlangsung. KOMPAS.com/Caroline DamanikSuasana di depan Istana Buckingham di London, Senin (6/11/2017), sebelum upacara pergantian pasukan pengawal kerajaan berlangsung.

Surat cinta untuk memeras Kerajaan Inggris

Marguerite lalu memanfaatkan kelihaiannya untuk membereskan kekacauan ini. Dia menggunakan surat-surat dari Edward untuk memeras keluarga kerajaan.

Andrew Rose, yang menulis buku tentang skandal ini menyatakan,

“Kami pikir ada sekitar 20 surat... yang sangat tidak elok."

"Dia (Pangeran Edward) mengatakan hal-hal tentang perilaku perang yang mungkin disalahartikan, dia membuat komentar kasar tentang ayahnya, dan biasanya ada konten seksual di dalamnya juga. Itu bukan jenis surat yang dia ingin dunia ketahui.”

Hakim ketua, Mr Justice Rigby Swift, lalu menyatakan Marguerite tidak bersalah tetapi meminta imbalan agar surat-surat itu diserahkan secara diam-diam.

Sebab, skandal ini turut menjadi ancaman fatal bagi Pendirian Inggris, dan pemerintah sampai pengadilan turun tangan ikut mencegahnya terungkap.

Pengacara Inggris yang terkenal saat itu, Sir Edward Marshall Hall, melawan kasus Marguerite menggunakan dalih xenofobia untuk menodai reputasi suaminya yang sudah meninggal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akhirnya, Marguerite dibebaskan dengan alasan membela diri, sementara rahasia Edward tetap tersembunyi selama lebih dari satu abad.

Setelah persidangannya, Marguerite kembali ke Paris sebagai "Putri Marguerite".

Selama sisa hidupnya, Marguerite Alibert berakting untuk peran kecil dalam film-film dan terus memikat pria kaya. Dia meninggal pada 2 Januari 1971.

Baca juga: Kisah Rumah yang Disensor Google Maps, 10 Tahun Jadi Tempat Penyiksaan Sadis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Internasional
Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Internasional
Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Internasional
4 Turnamen Utama Golf Dunia

4 Turnamen Utama Golf Dunia

Internasional
Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Internasional
Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Internasional
Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.