Kompas.com - 29/06/2021, 22:53 WIB
Pasukan Inggris mengambil posisi di pantai Sword selama D-Day 06 Juni 1944 setelah pasukan Sekutu menyerbu pantai Normandia. D-Day, 06 Juni 1944 masih merupakan salah satu pertempuran paling memilukan dan konsekuensial di dunia, karena pendaratan Sekutu di Normandia menyebabkan pembebasan Prancis yang menandai titik balik di teater Barat Perang Dunia II. AFP PHOTO/STRPasukan Inggris mengambil posisi di pantai Sword selama D-Day 06 Juni 1944 setelah pasukan Sekutu menyerbu pantai Normandia. D-Day, 06 Juni 1944 masih merupakan salah satu pertempuran paling memilukan dan konsekuensial di dunia, karena pendaratan Sekutu di Normandia menyebabkan pembebasan Prancis yang menandai titik balik di teater Barat Perang Dunia II.

KOMPAS.com - Akhir Perang Dunia 2 terjadi enam tahun satu hari setelah invasi Jerman ke Polandia pada 1 September 1939.

Berakhirnya Perang Dunia 2 ditandai dengan beberapa peristiwa besar, salah duanya adalah kekalahan Jerman dari Soviet dan bom atom Hiroshima-Nagasaki di Jepang.

Bagaimana akhir dari Perang Dunia 2 juga terlihat dari melemahnya Blok Poros yang berisi Jerman, Italia, dan Jepang. Mereka dipaksa mundur oleh Blok Sekutu.

Baca juga: Kisah Perang Dunia II: Mengapa Terjadi dan Negara yang Terlibat

Berikut adalah rangkuman penyebab berakhirnya Perang Dunia 2.

1. Berlin jatuh ke tangan Soviet

Disadur dari buku History of The World War (2019) karya Saut Pasaribu, serangan balasan Soviet yang dilancarkan di Stalingard perlahan mendesak mundur Jerman di seluruh front dari Leningrad hingga Sevastopol.

Selama musim gugur 1944 gerak maju Soviet memaksa Jerman menarik diri dari Balkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Januari 1945, Soviet mendesak menyeberang perbatasan Jerman, lalu pada akhir Maret 1945 pasukan Amerika Serikat (AS) dan Inggris sudah setengah jalan menyeberang ke Jerman.

Jerman saat itu sudah kalah di beberapa front. Budapest jatuh ke tangan Soviet pada Februari dan Vienna pada April.

BBC Indonesia pada 9 Mei 2020 mewartakan, setelah hampir empat tahun terlibat dalam pertempuran sengit, pasukan Uni Soviet akhirnya melancarkan serangan ke Berlin pada 16 April 1945.

Secara keseluruhan, sekitar 1,5 juta serdadu Soviet mengepung dan menyerbu ibu kota Jerman. Serangan itu adalah gempuran besar-besaran terakhir dalam perang di Eropa.

Baca juga: Kisah Perang Dunia II, Diawali oleh Serangan Jerman ke Polandia

Kemudian pada 21 April 1945 Tentara Merah Soviet berhasil menyeberang ke Berlin. Nazi sempat memberikan perlawanan sengit yang terakhir, mempertahankan kota dengan sisa-sisa kekuatan.

Akhirnya tak lama kemudian Nazi Jerman di bawah kepemimpinan Adolf Hitler berlutut.

Lini pertahanan yang rapuh dan tidak terorganisir harus menghadapi serangan dua kelompok tentara Soviet dari arah timur dan selatan.

2. Hitler bunuh diri

Potret tak bertanggal Kanselir Nazi Jerman Adolf Hitler (1889-1945). AFP PHOTO/HEINRICH HOFFMANN Potret tak bertanggal Kanselir Nazi Jerman Adolf Hitler (1889-1945).
Tanggal 30 April 1945 menjadi hari kematian Adolf Hitler, yang berujung pada menyerahnya Jerman tanpa syarat kepada Sekutu.

Menurut History, Adolf Hitler meninggal bunuh diri di bunker bawah markas besarnya di Berlin, bersama istri yang baru dinikahinya selama 36 jam.

The Washington Post mewartakan, Hitler mati bunuh diri dengan menembak kepalanya, sedangkan Eva Braun sang istri tewas akibat minum sianida.

Hitler di hari terakhirnya di dunia mengenakan jaket seragam Nazi dan celana panjang hitamnya, sedangkan Braun memakai gaun biru dengan potongan putih.

Salah satu foto Eva Braun dan Adolf Hitler saat berada di kediaman resmi sang diktator di Berghof, pegunungan Alpen.Bundesarchiv/Wikipedia Salah satu foto Eva Braun dan Adolf Hitler saat berada di kediaman resmi sang diktator di Berghof, pegunungan Alpen.
Hitler saat itu berusia 56 tahun dan istrinya 33 tahun. Mereka baru menikah 1,5 hari atau tepatnya 36 jam.

The Washington Post pada 30 April 2020 menulis, selama berbulan-bulan sebelum kematiannya Hitler sudah pucat dan raut wajahnya penuh beban.

Dia juga diterpa berbagai penyakit seperti perut kembung kronis, berbagai masalah perut lainnya, bau mulut, dan dirawat dengan banyak obat seperti amfetamin, vitamin, bahkan pengobatan lintah.

Jenazah Hitler dan Braun dibawa ke atas dan dibakar di tanah bekas ledakan bom dekat situ.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Adolf Hitler Meninggal Bunuh Diri Usai 36 Jam Menikah

3. Dua bom atom hantam Jepang

Awak pesawat B-29 Enola Gay dengan pilot Letkol Paul W Tibbets (tengah), berpose sebelum melakukan misi menjatuhkan bom atom Little Boy di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945. U.S. Army Air Force Awak pesawat B-29 Enola Gay dengan pilot Letkol Paul W Tibbets (tengah), berpose sebelum melakukan misi menjatuhkan bom atom Little Boy di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945.
Kemudian pada 6 Agustus 1945 pesawat B-29 milik AS yang dikenal sebagai Enola Gay menjatuhkan sebuah bom aom di atas Hirosima, Jepang.

Ledakan menguapkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya. Kebakaran total sekitar 11,4 kilometer persegi dan menewaskan sekitar 70.000 hingga 80.000 orang. Sekitar lebih dari 70.000 orang terluka.

Ketika kemenangan Amerika tampak pasti, Uni Soviet menyatakan perang terhadap Jepang dua hari kemudian.

Namun Jepang masih belum menyerah, hingga akhirnya pada 9 Agustus bom atom kedua dijatuhkan di Nagasaki.

Foto handout ini diambil pada 6 Agustus 1945 oleh Angkatan Darat AS dan dirilis oleh Hiroshima Peace Memorial Museum, menunjukkan asap berbentuk jamur dari ledakan bom atom yang dijatuhkan dari B-29 Enola Gay di atas Kota Hiroshima. Pada 73 tahun lalu, Agustus 1945, AS menjatuhkan bom 'Little Boy' di Kota Hiroshima, Jepang, sebagai tahap akhir PD II yang menewaskan lebih dari 120.000 orang. Setelah Hiroshima, Kota Nagasaki menjadi sasaran berikutnya.AFP PHOTO/HIROSHIMA PEACE MEMORI Foto handout ini diambil pada 6 Agustus 1945 oleh Angkatan Darat AS dan dirilis oleh Hiroshima Peace Memorial Museum, menunjukkan asap berbentuk jamur dari ledakan bom atom yang dijatuhkan dari B-29 Enola Gay di atas Kota Hiroshima. Pada 73 tahun lalu, Agustus 1945, AS menjatuhkan bom 'Little Boy' di Kota Hiroshima, Jepang, sebagai tahap akhir PD II yang menewaskan lebih dari 120.000 orang. Setelah Hiroshima, Kota Nagasaki menjadi sasaran berikutnya.
Bom atom Nagasaki menewaskan 40.000 orang dan melukai korban dengan jumlah yang sama.

Hari berikutnya, Kaisar Jepang Hirohito memerintahkan pemerintahannya untuk meminta perdamaian.

Jepang menyetujui syarat perdamaian pada 15 Agustus yang dikenang sebagai Hari V-J (VIctory over Japan). Penyerahan resmi ditandatangani pada 2 September 1945.

Demikian kisah akhir Perang Dunia 2 dimenangkan oleh Blok Sekutu yang terdiri dari Inggris, Perancis, Uni Soviet, China, dan Amerika Serikat.

Baca juga: Kisah Perang: Derita Tiada Tara Hibakusha, Penyintas Bom Atom Hiroshima-Nagasaki

Sumber: Kompas.com (Penulis: Serafica Gischa | Editor: Serafica Gischa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

Internasional
6 Insiden Perang Dingin yang Nyaris Jadi Perang Dunia III

6 Insiden Perang Dingin yang Nyaris Jadi Perang Dunia III

Internasional
Sejarah Perang Dingin: Latar Belakang dan Persaingannya

Sejarah Perang Dingin: Latar Belakang dan Persaingannya

Internasional
Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Internasional
Daftar Negara yang Mengakui Taiwan

Daftar Negara yang Mengakui Taiwan

Internasional
Akar Konflik China-Taiwan

Akar Konflik China-Taiwan

Internasional
Sejarah Taiwan, dari Kedatangan Bangsa Asing hingga Era Modern

Sejarah Taiwan, dari Kedatangan Bangsa Asing hingga Era Modern

Internasional
Hubungan Amerika Serikat dengan Taiwan

Hubungan Amerika Serikat dengan Taiwan

Internasional
Standar Ganda Politik Luar Negeri Amerika Serikat

Standar Ganda Politik Luar Negeri Amerika Serikat

Internasional
Politik Luar Negeri Amerika Serikat

Politik Luar Negeri Amerika Serikat

Internasional
Rencana NATO soal Senjata Nuklir

Rencana NATO soal Senjata Nuklir

Internasional
Tujuan NATO Dulu dan Kini

Tujuan NATO Dulu dan Kini

Internasional
Daftar Negara Anggota NATO dan Cara Bergabung

Daftar Negara Anggota NATO dan Cara Bergabung

Internasional
Sejarah Berdirinya NATO, Prinsip, dan Tujuan

Sejarah Berdirinya NATO, Prinsip, dan Tujuan

Internasional
Perang Saudara China: Jalannya Pertempuran dan Berdirinya RRC

Perang Saudara China: Jalannya Pertempuran dan Berdirinya RRC

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.