Ketika Jepang Terlambat Kembangkan Bomber Jarak Jauh dalam Perang Dunia II

Kompas.com - 26/06/2021, 18:12 WIB
Pesawat pengebom jarak Jauh buatan Kekaisaran Jepang Era Perang Dunia II, Nakajima G8N Renzan. WIKIMEDIAPesawat pengebom jarak Jauh buatan Kekaisaran Jepang Era Perang Dunia II, Nakajima G8N Renzan.

KOMPAS.com – Di awal Perang Dunia II, pesawat merupakan ancaman nyata bagi armada Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).

Namun pada 1945, sistem pertahanan udara AS telah meningkat pesat sebagaimana dilansir The National Interest.

Bahkan, pesawat pengebom musuh pun dilaporkan kesulitan melewati pertahanan udara armada “Negeri Paman Sam” yang melindungi kapal induk AS dan kapal kombatan lainnya.

Baca juga: [Cerita Dunia] Gedung Pencakar Langit Pertama di Dunia Tingginya 42 Meter

Oleh karenanya, tanpa pangkalan di wilayah garis depan untuk menampung pesawat pengebom, harapan untuk menyerang tanah AS hanyalah mimpi belaka.

Para sejarawan serta akademisi terus memperdebatkan mengapa Nazi Jerman gagal mengembangkan pesawat pengebom jarak jauh sebelum pecahnya Perang Dunia II.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AS, Inggris, dan bahkan Uni Soviet semuanya mengembangkan bomber kelas berat jarak jauh.

Di sisi lain, Blok Poros justru gagal mengembangkan pesawat serupa. Nazi Jerman sebenarnya memiliki pesawat pengebom jarak menengah BF 110.

Namun pesawat ini kesulitan saat berhadapan dengan pesawat tempur musuh.

Baca juga: [Cerita Dunia] Bangkai Kapal Utuh Tertua di Dunia dari Yunani Kuno Karam di Laut Hitam

Nazi Jerman sempat mengembangkan pesawat pengebom jarak jauh bermesin ganda yang dinamakan He-177. Namun proyek itu mandek di tengah jalan.

Negara yang kala itu dipimpin Adolf Hitler itu lantas memfokuskan pengembangannya ke pesawat jet, sementara upaya untuk mengembangkan pesawat pengebom jarak jauh dikesampingkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Internasional
5 Kota Paling Berbahaya di Dunia

5 Kota Paling Berbahaya di Dunia

Internasional
Mengenal Sosok Porfirio Rubirosa, Playboy Terbesar Abad ke-20

Mengenal Sosok Porfirio Rubirosa, Playboy Terbesar Abad ke-20

Internasional
Apa Itu Black Friday dan Dampaknya

Apa Itu Black Friday dan Dampaknya

Internasional
Globalisasi: Pengertian dan Sejarah Awal

Globalisasi: Pengertian dan Sejarah Awal

Internasional
Qin Shi Huang, Kaisar Pertama China dan Obsesi Keabadian

Qin Shi Huang, Kaisar Pertama China dan Obsesi Keabadian

Internasional
Kisah Pencurian Mayat Charlie Chaplin

Kisah Pencurian Mayat Charlie Chaplin

Internasional
5 Lagu Penting John Mayer, Membius dengan Blues Jenius

5 Lagu Penting John Mayer, Membius dengan Blues Jenius

Internasional
Berulang Tahun 16 Oktober, Ini Kisah Hidup John Mayer

Berulang Tahun 16 Oktober, Ini Kisah Hidup John Mayer

Internasional
Apa Film Animasi Panjang Pertama di Dunia?

Apa Film Animasi Panjang Pertama di Dunia?

Internasional
5 Film Klasik Disney Paling Awal

5 Film Klasik Disney Paling Awal

Internasional
Kenapa di Malaysia Banyak Orang China dan Pakai Nama Asli? Ini Sejarahnya...

Kenapa di Malaysia Banyak Orang China dan Pakai Nama Asli? Ini Sejarahnya...

Internasional
4 Fakta Unik Walt Disney, Pelopor Kartun Animasi

4 Fakta Unik Walt Disney, Pelopor Kartun Animasi

Internasional
16 Oktober 1923: Walt Disney Company Berdiri

16 Oktober 1923: Walt Disney Company Berdiri

Internasional
Profil Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kazakhstan

Profil Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kazakhstan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.