Kompas.com - 19/06/2021, 19:09 WIB
GG Allin WireImage/Frank MullenGG Allin

KOMPAS.com - Biasanya para musisi melemparkan pick dari atas panggung ke arah penonton saat manggung. Lebih jauh lagi, mereka juga seringkali melempar kaus sampai stik drum.

Tapi beda dengan musisi punk rock tersohor bernama GG Allin yang tak pernah melempar benda-benda umum. Dirinya malah lebih memilih melempar tinja ke arah penonton!

Sepanjang kariernya, sosok bengal berkepala plontos ini memang dikenal punya sikap brutal dan tak senonoh.

Baca juga: Kisah Aksi Panggung Tak Lazim: Ozzy Ousborne Gigit Kepala Kelelawar

Allin sering bertindak lepas kontrol saat manggung. Tak jarang, pria kelahiran 1956 ini nekat telanjang bulat dalam keadaan mabuk saat konser.

Tingkah gilanya tak berhenti sampai di situ. Dia juga sering membuang air seni di atas lantai panggung, bahkan buang hajat.

Allin juga pernah memakan kotorannya sendiri dengan lahap di depan penonton.

Perilaku amortalnya ini membuatnya dikenal jadi musisi yang paling gila dalam sejarah.

Baca juga: Profil Jack Dorsey, Pendiri Twitter dan Anak Punk yang Rajin Puasa

GG Allin dilahirkan pada tanggal 29 Agustus 1956 di Lancaster, New Hampshire, AS, dari keluarga Kristen taat.

Bahkan, dalam nama lengkapnya, ada selipan nama "Jesus Christ". Hal ini lantas membuatnya dipanggill "Jeje", akronim dari Jesus.

Akhirnya, Allin memutuskan menambahkan "Jeje" dalam nama panggungnya, tapi diubahnya menjadi "GG".

Baca juga: Gitaris Pionir Punk Rock, Walter Lure, Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun

Perceraian orang tua dan bullying (perundungan) membuat Allin kecil menjadi liar, tak terkendali.

Hal ini semakin diperparah saat bersekolah di Concord High School di Vermont, Allin memulai karier sebagai drummer band punk rock.

Periode tahun 1977-1984, Allin pun tampil sebagai vokalis dan drummer dari unit punk rock bernama The Jabbers.

Pada dekade 80-an, Allin semakin beringas. Dengan ditemani zat-zat adiktif seperti heroin dan alkohol, dia semakin tak karuan di atas panggung

Ritual wajib yang dilakukannya adalah menenggak obat pencahar sebelum manggung demi bisa membuang hajatnya.

Tingkah jorok ini terus dilakukannya, membuatnya memproklamirkan diri sebagai "the last true rock and roller".

Baca juga: Kawanan Serigala Kejar Aktor di Atas Panggung Selama Pertunjukan Langsung

Akibat konsumsi obat-obatan terus-menerus, ditambah perilakunya yang sering melanggar hukum, Allin seringkali ditangkap polisi.

Pertunjukannya sering mengakibatkan kerusakan besar. Aparat kepolisian juga sering menghentikan aksi panggungnya.

GG Allin meninggal pada 1993 di usia 36 tahun karena overdosis heroin.

Kematiannya yang juga kontroversial, seolah sama seperti petingkahnya semasa hidup di mana aksi tak senonohnya bahkan lebih sering dibicarakan dibanding musiknya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Universitas Tertua di Dunia

7 Universitas Tertua di Dunia

Internasional
Kenapa Rusia Tidak Masuk NATO? Ini 5 Alasannya

Kenapa Rusia Tidak Masuk NATO? Ini 5 Alasannya

Internasional
Kenapa Rusia-Ukraina Perang dan Apa yang Diincar Putin?

Kenapa Rusia-Ukraina Perang dan Apa yang Diincar Putin?

Internasional
Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Internasional
8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

Internasional
5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

Internasional
Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Internasional
Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Internasional
Sejarah Gajah Perang: 'Tank' Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Sejarah Gajah Perang: "Tank" Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Internasional
6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

Internasional
Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Internasional
Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Internasional
Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Internasional
Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Internasional
10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.