Kompas.com - 11/06/2021, 13:15 WIB

FALMOUTH, KOMPAS.com - G7 adalah kelompok negara-negara besar dan kaya yang dibentuk pada tahun 1975.

Akhir pekan ini mereka mengadakan KTT formal pertamanya dalam hampir dua tahun di Cornwall, Inggris barat daya.

Sejarah G7 awalnya didirikan untuk memimpin demokrasi industri dalam membahas ekonomi global.

Baca juga: Pemimpin G7 Janji Berikan 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19 ke Dunia pada 2023

Namun dalam perkembangannya G7 memperluas cakupannya ke isu-isu seperti perdamaian dan keamanan, perubahan iklim, lalu sekarang pandemi virus corona.

Pertemuan G7 tahun lalu di Amerika Serikat dibatalkan karena krisis kesehatan global tersebut.

KTT G7 tahunan biasanya diadakan di negara yang memegang kepresidenan bergilir. Anggota negara G7 adalah Inggris, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat (AS).

Sebelum akhir pekan ini para pemimpinnya terakhir kali bertemu di resor Perancis Biarritz pada Agustus 2019, di tengah ketegangan trans-Atlantik antara presiden AS saat itu Donald Trump dan sekutu Barat lainnya.

Pada 2018 di Quebec, Kanada, Trump keluar tanpa menandatangani deklarasi bersama.

Baca juga: Daftar Janji Negara G7 Sumbang Vaksin Covid-19 ke Negara Miskin

Pertemuan G7 tahun ini

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony Blinken saat pertemuan trilateral dengan Jepang dan Korea Selatan, di sela-sela rapat G7 di London pada Rabu (5/5/2021).AFP PHOTO/BEN STANSALL Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony Blinken saat pertemuan trilateral dengan Jepang dan Korea Selatan, di sela-sela rapat G7 di London pada Rabu (5/5/2021).
Acara tahun ini yang berlangsung Jumat (11/6/2021) hingga Minggu (13/6/2021) di Carbis Bay, dekat St Ives, dipandang oleh tuan rumah Perdana Menteri Boris Johnson sebagai peluang kunci untuk menegaskan strategi "Inggris Global" pasca-Brexit.

Dkutip dari AFP, diskusi akan didominasi oleh pembahasan pemulihan dunia dari pandemi dan keberhasilan berbagai negara dalam vaksinasi massal.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.