Kompas.com - 09/06/2021, 05:14 WIB
Ilustrasi Toyotomi Hideyoshi, salah satu tokoh yang menyatukan Jepang. [Via Wikimedia Commons] Via Wikimedia CommonsIlustrasi Toyotomi Hideyoshi, salah satu tokoh yang menyatukan Jepang. [Via Wikimedia Commons]

Hideyori, putra Hideyoshi baru berusia 5 tahun dan tidak dapat mengambil alih kekuasaan ayahnya, jadi Hideyoshi membentuk Dewan Lima Tetua untuk memerintah sebagai wali sampai dia dewasa.

Dewan ini termasuk Tokugawa Ieyasu, yang pernah menjadi rivalnya.

Taiko tua itu mengambil sumpah kesetiaan kepada putra kecilnya dari sejumlah daimyo senior lainnya dan mengirim hadiah emas, jubah sutra, dan pedang yang berharga kepada semua pemain politik penting.

Dia juga membuat seruan pribadi kepada anggota Dewan untuk melindungi dan melayani Hideyori dengan setia.

Dewan Lima Tetua merahasiakan kematian taiko selama beberapa bulan sementara mereka menarik tentara Jepang dari Korea.

Namun, dengan urusan itu selesai, dewan itu pecah menjadi dua kubu yang berlawanan.

Di satu sisi adalah Tokugawa Ieyasu. Di sisi lain adalah empat tetua yang tersisa. Ieyasu ingin mengambil alih kekuasaan untuk dirinya sendiri, sedangkan yang lain mendukung Hideyori kecil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 1600, kedua kekuatan itu terlibat dalam Pertempuran Sekigahara. Ieyasu menang dan menyatakan dirinya shogun.

Hideyori dikurung di Istana Osaka. Pada 1614, Hideyori yang berusia 21 tahun beberapa kali berusaha mengumpulkan tentara dan melakukan perlawanan terhadap Ieyasu.

Namun, ia terus kalah. Pada akhirnya, Hideyori dan ibunya melakukan seppuku. Putranya yang berusia 8 tahun ditangkap oleh pasukan Ieyasu dan dipenggal.

Itulah akhir dari klan Toyotomi. Tokugawa shogun kemudian memerintah Jepang sampai Restorasi Meiji pada 1868.

Baca juga: [Cerita Dunia] PBB Didirikan, Awalnya untuk Melawan Jerman dan Jepang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Thought Co
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Internasional
Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Internasional
Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Internasional
4 Turnamen Utama Golf Dunia

4 Turnamen Utama Golf Dunia

Internasional
Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Internasional
Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Internasional
Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.