Kompas.com - 09/06/2021, 05:14 WIB
Ilustrasi Toyotomi Hideyoshi, salah satu tokoh yang menyatukan Jepang. [Via Wikimedia Commons] Via Wikimedia CommonsIlustrasi Toyotomi Hideyoshi, salah satu tokoh yang menyatukan Jepang. [Via Wikimedia Commons]

Hideyoshi menyusul Mitsuhide terlebih dahulu, mengalahkan dan membunuhnya di Pertempuran Yamazaki hanya 13 hari setelah kematian Nobunaga.

Pertarungan suksesi meletus di klan Oda. Hideyoshi mendukung cucu Nobunaga, Oda Hidenobu. Tokugawa Ieyasu lebih menyukai putra tertua yang tersisa, Oda Nobukatsu.

Hideyoshi menang, memasang Hidenobu sebagai daimyo Oda yang baru. Sepanjang tahun 1584, Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu terlibat dalam pertempuran kecil-kecilan, tidak ada yang menentukan.

Pada Pertempuran Nagakute, pasukan Hideyoshi dihancurkan, tetapi Ieyasu kehilangan 3 jenderal utamanya. Setelah 8 bulan pertempuran yang mahal itu, Ieyasu menuntut perdamaian.

Setelah itu, Hideyoshi menguasai 37 provinsi. Dalam kesepakatan damai, Hideyoshi membagikan tanah kepada musuh yang dikalahkannya di klan Tokugawa dan Shibata.

Dia juga memberikan tanah kepada Samboshi dan Nobutaka.

Baca juga: [Cerita Dunia] Kamagasaki, Kota Kumuh di Jepang yang Dihapus dari Peta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menyatukan Jepang

Menurut sejarah Jepang, pada 1583, Hideyoshi memulai membangun Istana Osaka, sebuah simbol kekuatan dan niatnya untuk menyatukan seluruh Jepang. Namun seperti Nobunaga, dia menolak gelar Shogun.

Beberapa pengabdi lainnya yang meragukan anak petani seperti Hideyoshi bisa secara hukum mengklaim gelar itu. Hideyoshi menghindari perdebatan yang berpotensi memalukan itu dengan mengambil gelar kampaku, atau "bupati", sebagai gantinya.

Hideyoshi kemudian memerintahkan merenofasi Istana Kekaisaran yang rusak, dan menawarkan hadiah uang kepada keluarga kekaisaran yang kekurangan.

Hideyoshi juga memutuskan untuk mengambil alih pulau selatan Kyushu di bawah kekuasaannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Thought Co
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Internasional
Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Internasional
Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Internasional
4 Turnamen Utama Golf Dunia

4 Turnamen Utama Golf Dunia

Internasional
Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Internasional
Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Internasional
Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.