Kompas.com - 07/06/2021, 11:02 WIB
Ilustrasi John Wayne Gacy si Badut Pembunuh. [Via Wikimedia Commons] Via Wikimedia CommonsIlustrasi John Wayne Gacy si Badut Pembunuh. [Via Wikimedia Commons]

KOMPAS.com - John Wayne Gacy si "Badut Pembunuh", di siang hari ia bekerja sebagai relawan badut penghibur untuk anak-anak dalam pesta ulang tahun dan di rumah sakit. 

Malam harinya, diam-diam ia menyodomi hingga membunuh 33 remaja laki-laki antara 1972 hingga 1978.

Pada 10 Mei 1994, Gacy dieksekusi dengan suntikan mematikan.

Baca juga: Kisah Perang Dunia 1: Pembunuhan Franz Ferdinand dan Alasan Penembakannya

Masa kecil Gacy

Gacy lahir pada 17 Maret 1942, di Chicago, Illinois. Dia adalah anak kedua dari tiga bersaudara dari John Stanley Gacy dan Marion Robinson.

Sejak usia 4 tahun, Gacy sudah berulangkali mengalami kekerasan secara verbal dan fisik oleh ayahnya yang pecandu alkohol.

Namun, seperti yang dilansir dari Thought Co bahwa ayahnya selalu meminta izin kepadanya, sebelum melakukan kekerasan dengan mengatakan kepadanya bahwa dia bodoh dan bertingkah seperti seorang perempuan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika Gacy berusia 7 tahun, dia di-bully berulang kali oleh seorang teman-temannya. Namun, ia tidak pernah mengadu kepada orangtuanya karena takut ayahnya akan menyalahkannya dan dia akan dihukum berat.

Masa remaja Gacy

Saat Gacy duduk di sekolah dasar, dia didiagnosis mengidap penyakit jantung bawaan yang membatasi aktivitas fisiknya. Sehingga, ia mengalami kelebihan berat badan dan menjadi sasaran ejekan teman-teman sekelasnya.

Pada usia 11 tahun, Gacy dirawat di rumah sakit selama beberapa bulan setelah tiba-tiba pingsan yang tidak dapat dipahami tim medis.

Ayahnya menyimpulkan bahwa Gacy pura-pura pingsan karena dokter tidak dapat mendiagnosis alasan pingsannya.

Halaman:


Sumber Thought Co
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bring Me The Horizon Dianggap Melupakan Metal, tapi Malah Makin Tenar

Bring Me The Horizon Dianggap Melupakan Metal, tapi Malah Makin Tenar

Internasional
Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Internasional
Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Internasional
Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada 'Dari Sabang sampai Merauke'

Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada "Dari Sabang sampai Merauke"

Internasional
Fakta Unik Di Balik Lagu Nasional Spanyol yang Dinyanyikan Tanpa Lirik

Fakta Unik Di Balik Lagu Nasional Spanyol yang Dinyanyikan Tanpa Lirik

Internasional
Operasi SSG Pakistan Penuh Penyamaran, jadi Warga sampai Penggembala

Operasi SSG Pakistan Penuh Penyamaran, jadi Warga sampai Penggembala

Internasional
Kisah Misteri: 5 Fakta Mengerikan Perang Waterloo yang Akhiri Kekuasaan Napoleon Bonaparte

Kisah Misteri: 5 Fakta Mengerikan Perang Waterloo yang Akhiri Kekuasaan Napoleon Bonaparte

Internasional
10 Fakta Sejarah Onna-Bugeisha, Samurai Wanita Jepang yang Perkasa

10 Fakta Sejarah Onna-Bugeisha, Samurai Wanita Jepang yang Perkasa

Internasional
Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Internasional
Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Internasional
Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Internasional
Profil Vladimir Putin, Penyuka Novel Intelijen yang jadi Presiden Rusia

Profil Vladimir Putin, Penyuka Novel Intelijen yang jadi Presiden Rusia

Internasional
Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Internasional
Bagaimana Cara Menambang Bitcoin?

Bagaimana Cara Menambang Bitcoin?

Internasional
Lawan Taliban dengan Palu: Kisah Pasukan SAS Inggris di Afghanistan

Lawan Taliban dengan Palu: Kisah Pasukan SAS Inggris di Afghanistan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X