Kompas.com - 04/06/2021, 08:51 WIB
Ilustrasi ceret kuno. [Via Wikimedia Commons] Via Wikimedia CommonsIlustrasi ceret kuno. [Via Wikimedia Commons]

KOMPAS.com - Perang Ceret atau Kettle War terjadi pada 1784 antara pasukan Republik Belanda dan Kekaisaran Romawi Suci, di mana ketegangan berhenti setelah ceret sop jadi korban.

Melansir Amusing Planet, perkara dimulai ketika Kekaisaran Romawi Suci mempermasalahkan jalur Sungai Scheldt di utara yang ditutup Belanda sejak 1585.

Jalur Sungai Scheldt mengalir dari Perancis utara ke arah selatan dengan memasuki wilayah Belanda utara, sebelum bermuara di Laut Utara.

Baca juga: Kisah Perang Dunia 1: Negara Mana Saja Blok Sekutu dan Blok Sentral?

Sebelum Belanda menguasai Sungai Scheldt, di wilayah selatan terdapat 2 kota pelabuhan berkembang, yaitu Ghent dan Anwerpen.

Penutupan itu memberikan pengaruh kekuatan ekonomi lebih besar kepada Belanda karena perdagangan bergeser ke pelabuhan Amsterdam.

Sedangkan, merugikan untuk wilayah-wilayah selatan yang dikuasai Spanyol. Kekaisaran Romawi Suci tidak senang dengan kondisi itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kala itu hubungan antara Belanda dengan Spanyol memang tengah diliputi ketegangan. Lebih dari seabad wilayah Belanda dan Spanyol berperang.

Wilayah selatan Belanda dikuasai oleh Spanyol di bawah pemerintahan Dinasti Habsburg, yang juga mengendalikan Kekaisaran Romawi Suci.

Sementara, wilayah utara Belanda yang terdiri dari 7 negara bagian membentuk republik Belanda, setelah mendapat kemerdekaan dari Spanyol.

Baca juga: Kisah Perang Telinga Jenkins, Saat Inggris dan Spanyol Bertempur akibat Kuping Kapten Kapal Dipotong

Seruan perang

Kaisar Romawi Suci Joseph II yang tidak senang dengan kerugian wilayah selatan, ingin menuntut Belanda agar penghalang jalur Sungai Scheldt dibuka. Namun, Belanda menolak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bring Me The Horizon Dianggap Melupakan Metal, tapi Malah Makin Tenar

Bring Me The Horizon Dianggap Melupakan Metal, tapi Malah Makin Tenar

Internasional
Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Internasional
Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Internasional
Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada 'Dari Sabang sampai Merauke'

Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada "Dari Sabang sampai Merauke"

Internasional
Fakta Unik Di Balik Lagu Nasional Spanyol yang Dinyanyikan Tanpa Lirik

Fakta Unik Di Balik Lagu Nasional Spanyol yang Dinyanyikan Tanpa Lirik

Internasional
Operasi SSG Pakistan Penuh Penyamaran, jadi Warga sampai Penggembala

Operasi SSG Pakistan Penuh Penyamaran, jadi Warga sampai Penggembala

Internasional
Kisah Misteri: 5 Fakta Mengerikan Perang Waterloo yang Akhiri Kekuasaan Napoleon Bonaparte

Kisah Misteri: 5 Fakta Mengerikan Perang Waterloo yang Akhiri Kekuasaan Napoleon Bonaparte

Internasional
10 Fakta Sejarah Onna-Bugeisha, Samurai Wanita Jepang yang Perkasa

10 Fakta Sejarah Onna-Bugeisha, Samurai Wanita Jepang yang Perkasa

Internasional
Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Internasional
Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Internasional
Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Internasional
Profil Vladimir Putin, Penyuka Novel Intelijen yang jadi Presiden Rusia

Profil Vladimir Putin, Penyuka Novel Intelijen yang jadi Presiden Rusia

Internasional
Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Internasional
Bagaimana Cara Menambang Bitcoin?

Bagaimana Cara Menambang Bitcoin?

Internasional
Lawan Taliban dengan Palu: Kisah Pasukan SAS Inggris di Afghanistan

Lawan Taliban dengan Palu: Kisah Pasukan SAS Inggris di Afghanistan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X