Kompas.com - 26/05/2021, 23:56 WIB

Untuk memastikan bahwa berita tentang pandangannya terhadap pelamar baru akan diketahui secara luas, ia mengeksekusi kedua pria itu di tengah aula besar setelah pesta besar.

Tindakannya itulah yang membuatnya diberi julukan Sigrid the Haughty.

Pembunuhan Harald dan Vissavald tidak mengakhiri lamaran berikutnya untuk Sigrid.

Olaf Tryggvasson, Raja Norwegia adalah pelamar selanjutnya, entah tidak mengetahui kisah Sigrid atau sekadar sombong.

Olaf ingin menikahi Sigrid dengan mendesaknya masuk Kristen. Sigrid menolak, menyatakan bahwa dia tidak akan menerima agama yang tidak dianut oleh nenek moyangnya.

Diceritakan, saat mendengar itu Olaf mememukul Sigrid dengan sarung tangan. Sigrid menanggapi Olaf dengan tenang, dan hanya menasihatinya bahwa "ini suatu hari akan menjadi penyebab kematianmu".

Sigrid kemudian melakukan yang terbaik untuk menghancurkannya, seperti sebuah pepatah bahwa "neraka tidak memiliki amarah seperti wanita yang dicemooh".

Menyimpan dendam, Sigrid mengambil langkah menikahi Svein Forkbeard, saingan bebuyutan Olaf, sembari ia membentuk koalisi dengan raja-raja Norwegia dan Denmark.

Kemudian diceritakan bahwa Forkbeard telah memaksa saudara perempuannya, Tyri, menikah dengan ayah istri pertamanya.

Merasa kecewa pada pernikahan paksa tersebut, Tyri kabur dan menikahi Olaf sebagai gantinya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.