Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/05/2021, 16:35 WIB

KOMPAS.com - Sejarah Perang Dunia 1 bermula pada 1914 setelah pembunuhan Archduke Franz Ferdinand dari Austria.

Pembunuhannya memicu perang di seluruh Eropa yang berlangsung sampai 1918, dan kemudian dikenal sebagai Perang Dunia I.

Selama Perang Dunia 1 Jerman, Austria-Hongaria, Bulgaria, dan Kekaisaran Ottoman sebagai Blok Sentral berperang melawan Blok Sekutu, yang terdiri dari Inggris Raya, Perancis, Rusia, Italia, Romania, Jepang, dan Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Kisah Perang Badar: 314 Prajurit Muslim Menang Lawan 1.000 Orang Quraisy

Menurut Encyclopaedia Britannica, Perang Dunia 1 adalah salah satu titik penting dalam sejarah geopolitik abad ke-20.

Perang Dunia I menyebabkan jatuhnya empat dinasti kekaisaran besar yakni Jerman, Rusia, Austria-Hongaria, dan Turki.

Sejarah Perang Dunia 1 juga mengakibatkan Revolusi Bolshevik di Rusia, ketidakstabilan masyarakat Eropa, dan cikal bakal Perang Dunia II.

Siapa Archduke Franz Ferdinand?

Putra mahkota Astro-Hongaria Franz Ferdinand dan istrinya Putri Ceko Sophie Chotek pada tahun 1914.AP Putra mahkota Astro-Hongaria Franz Ferdinand dan istrinya Putri Ceko Sophie Chotek pada tahun 1914.
Ketegangan sudah terjadi di Eropa terutama di kawasan Balkan selama bertahun-tahun sebelum Perang Dunia 1 pecah.

Mengutip laman History, sejumlah aliansi yang melibatkan negara kuat Eropa, Kekaisaran Ottoman, Rusia, dan pihak-pihak lain sudah ada selama bertahun-tahun.

Akan tetapi ketidakstabilan politik di Balkan khususnya di Bosnia, Serbia, dan Herzegovina mengancam kelangsungan aliansi itu.

Awal Perang Dunia 1 bermula di Sarajevo, Bosnia, di mana Archduke Frans Ferdinand ditembak mati bersama istrinya, Sophie.

Baca juga: Kisah Perang: Sejarah Penaklukan Konstantinopel oleh Turki Ottoman

Siapa Franz Ferdinand? Dia adalah pewaris takhta kekaisaran Austro-Hongaria, yang ditembak mati oleh nasionalis Serbia, Gavrilo Princip, pada 28 Juni 1914.

Princip dan para nasionalis lainnya berjuang mengakhiri pemerintahan Austro-Hongaria atas Bosnia dan Herzegovina.

Pembunuhan Franz Ferdinand memicu rangkaian peristiwa yang berkembang cepat. Austria-Hongaria dan banyak negara di seluruh dunia menyalahkan Pemerintah Serbia atas serangan itu.

Dukungan untuk Serbia dan Austria-Hongaria

Tentara Jerman mengoperasikan senapan Maxim di Perang Dunia I Imperial War Museum Tentara Jerman mengoperasikan senapan Maxim di Perang Dunia I
Rusia yang perkasa mendukung Serbia, sehingga Austria-Hongaria menunggu untuk menyatakan perang sampai para pemimpinnya menerima kepastian dari Kaiser Wilhelm II, bahwa Jerman akan mendukung mereka.

Para pemimpin Austria-Hongaria khawatir intervensi Rusia akan melibatkan sekutu Rusia, Perancis, dan mungkin Inggris Raya juga.

Pada 5 Juli Kaiser Wilhelm II diam-diam menjanjikan dukungannya, memberi Austria-Hongaria carte blanche atau cek kosong.

Kerahaan Austria-Hongaria lalu mengirim ultimatum ke Serbia, dengan persyaratan yang sedemikian berat sehingga hampir mustahil untuk diterima.

Bersambung ke kisah sejarah Perang Dunia 1 selanjutnya...

Baca juga: Kisah Perang Salib: Sejarah Perebutan Yerusalem Selama 200 Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biografi Raja Charles III, Pemimpin Kerajaan Inggris

Biografi Raja Charles III, Pemimpin Kerajaan Inggris

Internasional
9 Makanan Khas Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

9 Makanan Khas Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Internasional
15 Ucapan Lebaran atau Idul Fitri dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya

15 Ucapan Lebaran atau Idul Fitri dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya

Internasional
Alasan Kenapa Masjid Al-Aqsa Penting bagi Palestina dan Israel

Alasan Kenapa Masjid Al-Aqsa Penting bagi Palestina dan Israel

Internasional
Fungsi dan Tugas Dewan Juri dalam Pengadilan di Amerika Serikat

Fungsi dan Tugas Dewan Juri dalam Pengadilan di Amerika Serikat

Internasional
Profil Kim Jung Ae, Putri Kim Jong Un Berbalut Misteri, Spekulasi Suksesor

Profil Kim Jung Ae, Putri Kim Jong Un Berbalut Misteri, Spekulasi Suksesor

Internasional
5 Fakta Burundi, Negara Termiskin di Dunia, Diguncang Perang Saudara

5 Fakta Burundi, Negara Termiskin di Dunia, Diguncang Perang Saudara

Internasional
Link Live Streaming Shalat Tarawih Masjidil Haram Makkah untuk Ramadhan 1444 H/2023

Link Live Streaming Shalat Tarawih Masjidil Haram Makkah untuk Ramadhan 1444 H/2023

Internasional
Sejarah Hubungan Rusia dan China pada Masa Xi Jinping dan Putin

Sejarah Hubungan Rusia dan China pada Masa Xi Jinping dan Putin

Internasional
Penjelasan Kenapa Bahasa Inggris Itu Susah bagi Penderita Disleksia

Penjelasan Kenapa Bahasa Inggris Itu Susah bagi Penderita Disleksia

Internasional
20 Tahun Invasi Amerika ke Irak: Sejarah dan Perkembangan Terkini

20 Tahun Invasi Amerika ke Irak: Sejarah dan Perkembangan Terkini

Internasional
Sejarah dan Asal-usul Kebaya, Warisan Banyak Budaya di Asia Tenggara

Sejarah dan Asal-usul Kebaya, Warisan Banyak Budaya di Asia Tenggara

Internasional
Profil Joseph Stalin, Pemimpin Brutal Uni Soviet

Profil Joseph Stalin, Pemimpin Brutal Uni Soviet

Internasional
Siapa Yevgeny Prigozhin Pendiri Grup Wagner, dan Hubungan dengan Putin

Siapa Yevgeny Prigozhin Pendiri Grup Wagner, dan Hubungan dengan Putin

Internasional
Penjelasan Mengapa Turkiye Rawan Gempa dan Bagaimana Mengatasinya

Penjelasan Mengapa Turkiye Rawan Gempa dan Bagaimana Mengatasinya

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com