Kompas.com - 17/05/2021, 13:31 WIB
Ilustrasi produksi minyak ThinkstockphotosIlustrasi produksi minyak

KOMPAS.com – Minyak bumi termasuk dalam sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui dan merupakan salah satu komoditas yang sangat berharga di dunia.

Sumber daya alam ini berwujud cair yang terjebak dan tersimpan di bawah permukaan bumi. Jika minyak bumi dikonsumsi terus menerus, sumber daya alam ini lambat laun akan habis.

Melansir Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, ada tiga teori yang membahas terbentuknya minyak bumi.

Baca juga: Inspirasi Energi: Mengapa Minyak Bumi Tidak Dapat Diperbarui

Pertama, teori biogenetik. Teori ini menyebutkan, minyak bumi terbentuk dari berbagai macam jasad organik yang mati kemudian tertimbun oleh endapan pasir dan lumpur.

Endapan lumpur ini lantas menghanyutkan senyawa pembentuk minyak bumi dari sungai menuju ke laut dan mengendap di dasar lautan selama jutaan tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat pengaruh waktu, temperatur dan tekanan lapisan batuan di atasnya menyebabkan organisme itu menjadi bintik-bintik minyak ataupun gas.

Kedua, teori anorganik. Teori ini menyebutkan bahwa minyak bumi terbentuk karena aktvitas bakteri.

Unsur seperti oksigen, belerang, dan nitrogen dari zat yang terkubur akibat aktivitas bakteri berubah menjadi zat minyak yang berisi hidrokarbon.

Baca juga: Inspirasi Energi: Perbedaan Mobil Listrik, Mobil Hybrid, dan Mobil Plug-in Hybrid

Ketiga, teori duplex. Teori ini merupakan teori yang banyak digunakan karena menggabungkan teori biogenetik dengan anorganik.

Teori ini yang menjelaskan bahwa minyak bumi dan gas alam terbentuk dari berbagai jenis organisme laut baik hewan maupun tumbuhan.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.