Kompas.com - 11/05/2021, 09:30 WIB
Pasukan lapis baja Israel beraksi dalam foto ini yang diambil pada bulan Juni 1967 di Gurun Sinai. AFP PHOTO/STFPasukan lapis baja Israel beraksi dalam foto ini yang diambil pada bulan Juni 1967 di Gurun Sinai.

Brigjen Elad Peled, salah satu dari empat komandan divisi Israel, hadir dalam pertemuan itu.

Melansir BBC, Peled mengatakan pada 2002 bahwa "Kesenjangan mental generasi sangat penting. Kami adalah penggembala, orang-orang perbatasan. Kami memandang generasi yang lebih tua sebagai orang yang tidak merdeka, mereka tidak dibebaskan.

"Menteri pendidikan bertanya kepada saya 'bagaimana jika Anda salah? Anda bermain-main dengan keberadaan negara.' Saya mengatakan kepadanya bahwa saya 100 persen yakin tentang hasil perang," tambahnya.

Baca juga: Riwayat Konflik Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Malam perang

Nasser berjudi untuk taruhan tinggi. Mesir memiliki angkatan udara modern tetapi tentaranya lemah. Para jenderalnya sangat menyadari bahwa kejanggalan Nasser telah membawa mereka ke ujung perang yang menghancurkan.

Upaya internasional untuk meredakan krisis telah gagal.

Satu-satunya gagasan yang dimiliki AS dan Inggris adalah apa yang disebut Regatta Laut Merah, gugus tugas angkatan laut yang diusulkan untuk memaksa membuka Selat Tiran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tetapi para laksamana dan politisi AS dan Inggris membenci gagasan itu. Mereka khawatir itu tidak akan berhasil, dan bahwa mereka akan memberikan kemenangan lagi kepada Nasser.

Pada Jumat 2 Juni, para jenderal Israel mengajukan kasus definitif perang kepada komite pertahanan kabinet.

Mereka memberitahu para politisi bahwa mereka yakin bisa mengalahkan Mesir. Tetapi semakin lama mereka harus menunggu, kondisinya akan semakin sulit.

Beberapa hari sebelumnya Meir Amit, kepala agen mata-mata Israel, Mossad, telah melakukan perjalanan ke Washington DC dengan paspor palsu, dengan menyamar.

Halaman Selanjutnya


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Internasional
Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Internasional
Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Internasional
4 Turnamen Utama Golf Dunia

4 Turnamen Utama Golf Dunia

Internasional
Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Internasional
Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Internasional
Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.