Kompas.com - 11/05/2021, 09:30 WIB
Pasukan lapis baja Israel beraksi dalam foto ini yang diambil pada bulan Juni 1967 di Gurun Sinai. AFP PHOTO/STFPasukan lapis baja Israel beraksi dalam foto ini yang diambil pada bulan Juni 1967 di Gurun Sinai.

Dia mengadakan konferensi pers dengan wartawan asing di Kairo pada 28 Mei, di mana dia mengaitkan krisis di Sinai dan Selat Tiran dengan "agresi" Israel terhadap Palestina.

Hidup berdampingan tidak mungkin karena Israel, katanya, telah merampok dan mengusir orang-orang Palestina pada 1948.

Israel juga dinilai pantas dilawan setelah mengancam "untuk berbaris di Damaskus, menduduki Suriah dan menggulingkan rezim Arab Suriah".

Keyakinan Nasser membuat Raja Hussein dari Yordania terpojok. Hussein tidak memercayai Nasser.

Dia mengaku kepada kepala stasiun CIA di Amman, Jack O'Connel, yang telah menjadi orang kepercayaan dekatnya, bahwa dia yakin Tepi Barat adalah target strategis Israel.

Sementara Perwira senior Hussein mendesak agar pihaknya melakukan koordinasi lebih dekat dengan Nasser.

Bagi Hussein, semuanya bermuara pada kemampuannya bertahan hidup. Dia memutuskan rekonsiliasi dengan Nasser.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia percaya bahwa jika dia tidak ikut serta dalam perang, "letusan" di antara rakyat Palestina dapat menyebabkan rezimnya runtuh.

Sedangkan jika dia bertempur, perlindungan udara Mesir mungkin menunda serangan Israel ke Tepi Barat dan memberi waktu cukup lama bagi PBB untuk memberlakukan gencatan senjata.

Pada 30 Mei, Raja Hussein terbang ke Kairo dan melakukan kesepakatan. Ketika dia kembali ke Amman, kerumunan orang yang gembira mencoba mengangkat Mercedesnya sehingga mereka bisa membawanya kembali ke istana.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

Internasional
3 Tokoh Utama Kapitalisme

3 Tokoh Utama Kapitalisme

Internasional
Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Internasional
Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Internasional
Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Internasional
Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Internasional
Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Internasional
Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Internasional
Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.