Kompas.com - 11/05/2021, 09:30 WIB
Pasukan lapis baja Israel beraksi dalam foto ini yang diambil pada bulan Juni 1967 di Gurun Sinai. AFP PHOTO/STFPasukan lapis baja Israel beraksi dalam foto ini yang diambil pada bulan Juni 1967 di Gurun Sinai.

Dalam beberapa hari terakhir saat itu, kebanyakan pria Israel yang berusia di bawah 50 tahun mengenakan semacam seragam militer.

Diplomasi internasional berusaha menyelesaikan krisis sebelum berubah menjadi perang skala penuh.

Menteri luar negeri Israel, Abba Eban, terbang ke Washington untuk pertemuan mendesak dengan Presiden AS Johnson.

Pada 1956, ketika Israel menyerang Mesir sebagai bagian dari perjanjian rahasia dengan Inggris dan Perancis, Amerika mencap Israel sebagai agresor, dan memaksanya menarik diri dari tanah yang ditaklukkannya.

Kali ini Eban menginginkan persetujuan Johnson untuk perang Israel. Presiden AS memperingatkan Israel untuk tidak melepaskan tembakan pertama.

Johnson mengindikasikan dia akan mencari cara untuk membuka Selat Tiran, mungkin dengan gugus tugas angkatan laut multinasional, tetapi dia butuh waktu untuk melihat apakah itu bisa berhasil.

Menlu Abba Eban memutuskan Israel harus bergerak sesuai dengan kecepatan Amerika, tetapi tentara siap untuk menyerang dan para jenderal semakin frustrasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para jenderal sangat marah ketika kabinet pada 28 Mei setuju untuk menunggu dua minggu. Bagi mereka, itu lebih dari sekadar Selat Tiran.

Yang penting adalah gambaran besarnya yakni, Nasser menyatukan seluruh dunia Arab untuk melawan mereka. Dia telah memindahkan divisi ke gurun Sinai, membuat ancaman langsung ke perbatasan Israel.

Baca juga: Dunia Arab Kutuk Polisi Israel Serang Jemaah Palestina di Masjid Al-Aqsa

Dilema Jordan

Kepemimpinan Nasser di dunia Arab yang tidak dipersoalkan sejak 1956. Sekarang dengan melawan Israel, posisinya di antara orang Arab sebagai idola politik semakin diperkuat.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

Internasional
3 Tokoh Utama Kapitalisme

3 Tokoh Utama Kapitalisme

Internasional
Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Internasional
Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Internasional
Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Internasional
Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Internasional
Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Internasional
Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Internasional
Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.