Kompas.com - 08/05/2021, 09:12 WIB
Masjid Al-Aqsa Masjid Al-Aqsa

Pada Mei 2017, kabinet Israel mengadakan pertemuan mingguan di terowongan di bawah Masjid Al-Aqsa, pada peringatan 50 tahun pendudukan Israel di Yerusalem Timur.

Kegiatan itu diklaim "untuk menandai pembebasan dan penyatuan Yerusalem," sebuah langkah yang membuat marah warga Palestina.

Israel telah membatasi masuknya Palestina ke dalam kompleks melalui beberapa metode, termasuk tembok pemisah, yang dibangun pada awal 2000-an. Ini membatasi masuknya warga Palestina dari Tepi Barat ke Israel.

Dari tiga juta warga Palestina yang menduduki Tepi Barat, hanya usia tertentu yang diizinkan mengakses Yerusalem pada hari Jumat. Sementara yang lain harus mengajukan izin yang sulit diperoleh dari otoritas Israel.

Pembatasan tersebut telah menyebabkan kemacetan dan ketegangan yang serius di pos pemeriksaan antara Tepi Barat dan Yerusalem. Sebab puluhan ribu orang harus melewati pemeriksaan keamanan untuk memasuki Yerusalem untuk berdoa.

Baca juga: Human Rights Watch: Israel Lakukan Kejahatan Apartheid terhadap Warga Palestina

4. Penutupan Masjid

Ketegangan di dekat Al-Aqsa masih terjadi beberapa tahun terakhir. Pada 2015, bentrokan terjadi setelah ratusan orang Yahudi mencoba memasuki kompleks masjid, untuk memperingati hari raya Yahudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setahun kemudian, protes juga meletus setelah kunjungan kelompok pemukim Yahudi ke kompleks tersebut selama 10 hari terakhir bulan suci Ramadhan, yang bertentangan dengan tradisi.

Sebagian besar bentrokan di kompleks tersebut terjadi karena warga Israel mencoba beribadah di dalam kompleks tersebut, yang secara langsung melanggar status quo.

Ketegangan meningkat setelah Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsa untuk pertama kalinya sejak 1969, setelah baku tembak mematikan antara warga Palestina di Israel dan pasukan Israel.

Serangan yang terjadi pada 14 Juli 2017 itu berakhir dengan kematian dua petugas polisi Israel dan tiga penyerang Palestina.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Internasional
Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Internasional
5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

Internasional
Dampak Radiasi Nuklir

Dampak Radiasi Nuklir

Internasional
Perang Dingin: Terjadi pada Tahun 1947 dan Latar Belakangnya

Perang Dingin: Terjadi pada Tahun 1947 dan Latar Belakangnya

Internasional
Manfaat Nuklir

Manfaat Nuklir

Internasional
Mengeluh Sakit Perut, Pria Ini Ternyata Telan Ponsel Bulat-bulat

Mengeluh Sakit Perut, Pria Ini Ternyata Telan Ponsel Bulat-bulat

Internasional
Leher Ibu Ini Diikat Anaknya dengan Gembok Sepeda, Lupa Kunci Kombinasinya

Leher Ibu Ini Diikat Anaknya dengan Gembok Sepeda, Lupa Kunci Kombinasinya

Internasional
Biografi Julius Robert Oppenheimer, Penemu Bom Atom

Biografi Julius Robert Oppenheimer, Penemu Bom Atom

Internasional
Sejarah Bom Nuklir

Sejarah Bom Nuklir

Internasional
Nuklir: Pengertian dan Pemanfaatan

Nuklir: Pengertian dan Pemanfaatan

Internasional
Profil Xanana Gusmao, Presiden Pertama Timor Leste

Profil Xanana Gusmao, Presiden Pertama Timor Leste

Internasional
19 Oktober 1999: MPR RI Setujui Hasil Referendum Timor Timur

19 Oktober 1999: MPR RI Setujui Hasil Referendum Timor Timur

Internasional
Mengaku Dinasihati Pakar Fengshui, Pria Ini Perkosa Putrinya yang Berusia 11 Tahun

Mengaku Dinasihati Pakar Fengshui, Pria Ini Perkosa Putrinya yang Berusia 11 Tahun

Internasional
Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.