Kompas.com - 06/05/2021, 16:04 WIB
Biaya konstruksi proyek Sumur Zamzam saat itu berjumlah lebih dari 187 juta dollar AS setara Rp 2,7 kuadriliun (kurs saat ini). AHSANMISTRY via TWITTERBiaya konstruksi proyek Sumur Zamzam saat itu berjumlah lebih dari 187 juta dollar AS setara Rp 2,7 kuadriliun (kurs saat ini).

KOMPAS.com - Sumur Zamzam pertama kali muncul 5.000 tahun yang lalu di bawah kaki Nabi Ismail. Ini adalah salah satu keajaiban bagi umat Islam yang paling abadi, mewakili rahmat dari Tuhan.

Nama sumur tersebut berasal dari frasa "Zome Zome", yang berarti "berhenti mengalir," perintah yang diulangi oleh Hajar, ibu Nabi Ismail, saat berusaha untuk menahan aliran mata air tersebut.

Air sumur Zamzam selalu bersih tidak mengandung lumut, serangga, jamur, atau kotoran lainnya. Arab News melaporkan bahwa tingkat mineral alami yang terkandung di dalam airnya, bahkan lebih tinggi daripada air desalinasi normal.

Alasan ini, juga membuat air Zamzam memiliki rasa yang berbeda dari air pada umumnya.

Peziarah selalu tertarik untuk minum dari sumur dan membawa botol berisi air ke tanah air mereka. Pasalnya, air ini diyakini sebagai sumber penyembuhan alami bagi orang sakit, menurut Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Air Zamzam Bisa Dibeli Secara Online Selama Ramadhan

Kisah penemuan

Dikisahkan pada awalnya, Nabi Ibrahim, menempatkan keluarganya, Hajar dan putra mereka Ismail, di daerah itu mengikuti perintah Tuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hajar sedang mencari air untuk memuaskan dahaganya dan anak laki-lakinya yang menangis.

Lalu, dia berlari tujuh kali bolak-balik di tengah gurun antara dua bukit Safa dan Marwa. Hari ini, tindakan yang sama ditetapkan menjadi bagian dalam ritus haji.

Tanggapan Tuhan atas tangisan anak kecil dan upaya ibu yang putus asa adalah dengan secara ajaib menciptakan mata air di kaki nabi Ismail.

Sumur Zamzam, yang terletak sekitar 20 meter di timur Kabah, memiliki kedalaman 35 meter dan di atasnya terdapat kubah.

Airnya masih mengalir sampai sekarang. Zamzamlah yang membuat pemukiman Lembah Makkan tercipta.

Sumur Zamzam terus memegang peranan penting di generasi-generasi berikutnya. Kakek Nabi Muhammad SAW, Abdal Muttalib, dihormati dengan tanggung jawab menjaga sumur dan jemaah haji ke Mekkah.

Saat ini, umat Islam sangat percaya bahwa di antara banyak mukjizat Zamzam adalah kemampuannya untuk memuaskan dahaga dan kelaparan, serta memiliki manfaat kesehatan juga.

Baca juga: [Tokoh Islam] Sayidah Nafisah, Cendekiawan Wanita Guru Imam Syafi’i

Tak berhenti mengalir

Pengembangan dan pemeliharaan Sumur Zamzam sangat penting, dengan sumber air terlindungi selama berabad-abad dengan berbagai cara.

Sebagai sumber utama air bagi pengunjung ke Mekkah di zaman kuno dan bagi para peziarah saat ini, sumur ini tidak pernah berhenti menghasilkan air berkah bagi umat Islam, kecuali untuk waktu yang singkat.

Selama berabad-abad, sumur itu dijaga oleh Abd Al-Muttalib bin Hasyim, kakek Nabi Muhammad. Kemudian dilanjutkan oleh banyak khalifah Muslim hingga zaman modern.

Di bawah raja-raja Saudi perlindungan sumur itu dimulai dari pendiri Arab Saudi saat ini, Raja Abdul Aziz.

Di masa lalu, sumur suci dilindungi dengan cara primitif. Baru pada masa pemerintahan almarhum Raja Abdullah, sebuah lompatan besar diambil sehubungan dengan pengembangan cara pemeliharaan sumur.

Raja Abdullah mengubah metode pengisian dan pendistribusian air di dua Masjid Suci. Ia juga memulai Proyek Air Raja Abdullah bin Abdul Aziz Zamzam (KPZW) pada 2013.

Dengan semakin banyaknya pengunjung yang datang umrah dan haji, kebutuhan air zamzam pun semakin meningkat pesat. Kondisi itu mendorong lebih banyak pengembangan pada sumur.

Baca juga: Kiswah: Kisah di Balik Penutup Kabah di Mekkah

Pengembangan sumur Zamzam

Biaya konstruksi proyek Sumur Zamzam saat itu berjumlah lebih dari 187 juta dollar AS setara Rp 2,7 kuadriliun (kurs saat ini).

Proyek ini menghilangkan banyak metode lama yang tidak profesional terkait dengan pemompaan, penyaringan, pendistribusian, dan pengisian air. Semua diganti dengan teknologi terbaru dan teraman.

Dulu, air digunakan untuk dibotolkan secara manual dalam berbagai ukuran wadah. Jadi awalnya belum ada proses pembotolan resmi.

Arab News melaporkan, kondisi tersebut mengakibatkan pencemaran air yang tidak diinginkan pada air yang diambil dari sumur Zamzam.

Namun, dengan proyek baru ini, ada dua ukuran utama wadah resmi, yaitu ukuran 5 liter dan 10 liter. Air zamzam selanjutnya sampai saat ini diolah, dibotolkan, disimpan, dan didistribusikan secara efisien.

Sebelum perjalanan Haji atau Umrah berakhir, pengunjung harus mendapatkan satu atau dua botol air Zamzam sebelum berangkat.

Tradisi itu pada tahun-tahun sebelumnya sering menimbulkan kekacauan dan antrean yang tidak teratur.

Saat ini, proyek tersebut memungkinkan wadah air didistribusikan kepada para peziarah di dalam bus, atau di bandara untuk menghemat waktu dan mencegah kepadatan.

Pusat distribusi air telah ditempatkan di berbagai sudut Masjid Agung Mekkah untuk memudahkan akses jemaah.

Di dalam Dua Masjid Suci, air disediakan dalam pendingin yang menjalani proses pembersihan dan pengisian setiap hari.

Pembelian air Zamzam secara online adalah bagian dari proyek Perusahaan Air Nasional Arab Saudi. Ini diinisiasi untuk mengatasi penangguhan penjualan, dan sebagai tindakan pencegahan infeksi, selama merebaknya pandemi Covid-19.

Baca juga: Arab Saudi: Hanya Jemaah yang Sudah Divaksin Covid-19 Diizinkan Umrah ke Mekkah

Pelestarian berkelanjutan

Air Zamzam sekarang didistribusikan melalui platform bisnis elektronik Saudi HNAK, yang juga menawarkan layanan pengiriman ke rumah.

Ekstraksi, pemompaan, dan pengawasan berkelanjutan terhadap penyimpanan dan jaringan pipa, dilakukan melalui teknologi serat optik dari jaringan Kontrol Pengawasan dan Akuisisi Data.

Dengan semua teknologi ini, kualitas mineral alami air Zamzam terjaga dan dipertahankan. Semua sesuai dengan penelitian cermat, yang dilakukan menggunakan metode pemompaan dan penyaringan yang paling sesuai.

Untuk mencegah semua karakteristik air Zamzam terpengaruh oleh kontaminasi alami eksternal, Pusat Studi dan Penelitian Zamzam telah menerapkan kontrol kualitas yang ketat.

“Untuk bisa mengelola Sumur Zamzam secara berkelanjutan, kita perlu memiliki pemahaman penuh tentang pengaturan lingkungan dan hidrogeologis dari sumur suci ini dan sumber air sekitarnya, termasuk konduktor air di daerah tersebut,” ujar Samer Showman, Presiden Pusat Penelitian Zamzam, kepada Arab News.

Baca juga: [Para Pemimpin Islam] Mehmed II Panglima Teladan Penakluk Konstantinopel

Menurutnya, pihaknya perlu melihat bagaimana air disimpan dan seberapa cepat air bergerak, serta jenis mineral yang diekstraksi melalui perjalanannya di antara bebatuan.

Itu semua dipelrukan untuk memahami apa yang menjadi ciri khas dari air Zamzam.

“Kami telah menghubungkan model matematika dengan jaringan data curah hujan dan stasiun curah hujan di bagian akuifer yang berbeda untuk menentukan volume dan kuantitas air yang tepat yang dapat diambil sepanjang tahun di Wadi Ibrahim,” tambahnya.

Showman mengatakan bahwa laboratorium khusus untuk air Zamzam di Mekkah melacak dan menguji sampel air yang berbeda, yang dianalisis setiap minggu untuk menjaga kualitas air.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

Internasional
Dampak Radiasi Nuklir

Dampak Radiasi Nuklir

Internasional
Perang Dingin: Terjadi pada Tahun 1947 dan Latar Belakangnya

Perang Dingin: Terjadi pada Tahun 1947 dan Latar Belakangnya

Internasional
Manfaat Nuklir

Manfaat Nuklir

Internasional
Mengeluh Sakit Perut, Pria Ini Ternyata Telan Ponsel Bulat-bulat

Mengeluh Sakit Perut, Pria Ini Ternyata Telan Ponsel Bulat-bulat

Internasional
Leher Ibu Ini Diikat Anaknya dengan Gembok Sepeda, Lupa Kunci Kombinasinya

Leher Ibu Ini Diikat Anaknya dengan Gembok Sepeda, Lupa Kunci Kombinasinya

Internasional
Biografi Julius Robert Oppenheimer, Penemu Bom Atom

Biografi Julius Robert Oppenheimer, Penemu Bom Atom

Internasional
Sejarah Bom Nuklir

Sejarah Bom Nuklir

Internasional
Nuklir: Pengertian dan Pemanfaatan

Nuklir: Pengertian dan Pemanfaatan

Internasional
Profil Xanana Gusmao, Presiden Pertama Timor Leste

Profil Xanana Gusmao, Presiden Pertama Timor Leste

Internasional
19 Oktober 1999: MPR RI Setujui Hasil Referendum Timor Timur

19 Oktober 1999: MPR RI Setujui Hasil Referendum Timor Timur

Internasional
Mengaku Dinasihati Pakar Fengshui, Pria Ini Perkosa Putrinya yang Berusia 11 Tahun

Mengaku Dinasihati Pakar Fengshui, Pria Ini Perkosa Putrinya yang Berusia 11 Tahun

Internasional
Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Internasional
5 Kota Paling Berbahaya di Dunia

5 Kota Paling Berbahaya di Dunia

Internasional
Mengenal Sosok Porfirio Rubirosa, Playboy Terbesar Abad ke-20

Mengenal Sosok Porfirio Rubirosa, Playboy Terbesar Abad ke-20

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.