[Cerita Dunia] Gedung Pencakar Langit Pertama di Dunia Tingginya 42 Meter

Kompas.com - 06/05/2021, 14:51 WIB
Home Insurance Building di Chicago, gedung perncakar langit pertama di dunia. [Via Thought Co] Via Thought CoHome Insurance Building di Chicago, gedung perncakar langit pertama di dunia. [Via Thought Co]

KOMPAS.com - Tahukah kamu di mana gedung pencakar langit pertama dibangun di dunia?

Cerita dunia yang dilansir dari Thought Co menyebutkan bahwa gedung pencangkar langit pertama dibangun sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Bangunan itu adalah Home Insurance Building di Chicago dengan tinggai 10 lantai.

Modern kini, bangunan lebih tinggi manjamur di mana-mana. Namun sebelum itu terjadi, manusia telah melalui serangkaian sejarah penemuan teknik arsitektur dan produksi baja secara massal.

Saat ini, gedung pencakar langit tertinggi di dunia lebih dari 100 lantai dan bahkan melebihi ketinggian 2.000 kaki (609 meter).

Baca juga: [Cerita Dunia] Bangkai Kapal Utuh Tertua di Dunia dari Yunani Kuno Karam di Laut Hitam

Pencakar langit pertama: Home Insurance Building Chicago

Bangunan pertama yang bisa dianggap sebagai pencakar langit adalah Home Insurance Building di Chicago, yang selesai dibangun pada 1885.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bangunan itu setinggi 10 lantai dan mencapai ketinggian 138 kaki (42 meter). Dua lantai ditambahkan pada 1891, sehingga ketinggian menjadi 180 kaki (54,9 meter).

Bangunan itu dibongkar pada 1931 dan diganti dengan Field Building, gedung pencakar langit yang lebih tinggi dengan 45 lantai.

Baca juga: [Cerita Dunia] Freddie dan Truus, Pasukan Remaja Pembunuh Nazi Era Perang Dunia II

Awal perkembangan gedung pencakar langit

Meskipun gedung pencakar langit pertama di dunia relatif kecil menurut standar saat ini, gedung-gedung itu menandai peralihan penting dalam konstruksi dan pembangunan perkotaan era modern kini.

Beberapa bangunan paling terkenal dalam sejarah awal gedung pencakar langit menurut Thought Co, di antaranya:

Pertama, Tacoma Building (Chicago) dirancang oleh firma arsitektur besar Holabird & Root. Kedua, Rand McNally Building (Chicago) yang selesai dibangun pada 1889 dan menjadi gedung pencakar langit pertama yang dibangun dengan kerangka semua baja.

Ketiga, The Masonic Temple Building (Chicago) yang menampilkan ruang komersial, kantor, dan pertemuan. Selesai dibangun pada 1892.

Keempat, Tower Building (New York City) yang merupakan gedung pencakar langit pertama di New York City, dan selesai dibangun pada 1889.

Kelima, American Surety Building (New York City) yang terdiri dari 20 lantai dengan tingi 300 kaki (91,4 meter). Gedung ini memecahkan rekor baru sebagai gedung tertinggi di Chicago. Selesai dibanagun pada 1896.

Keenam, New York World Building (New York City) yang merupakan kantor dari surat kabar New York World.

Ketujuh, Wainwright Building (St. Louis) adalah gedung pencakar langit yang dirancang oleh Dankmar Adler dan Louis Sullivan, terkenal dengan fasad dan ornamen terakota.

Kedelapan, Flatiron Building (New York City) adalah keajaiban kerangka baja segitiga yang masih berdiri di Manhattan hingga saat ini. Pada 1989, bangunan ini dijadikan National Historic Landmark.

Baca juga: [Cerita Dunia] Satu Orang Selamat dari Tenggelamnya Kapal Selam Inggris pada Perang Dunia II

Baja diproduksi secara massal

Catatan sejarah dari cerita dunia menyebutkan bahwa pembangunan gedung pencakar langit itu terjadi berkat orang Inggris bernama Henry Besseemer, yang menemukan proses pertama untuk memproduksi baja secara massal dengan biya murah.

Orang Amerika, William Kelly, telah memegang paten untuk "sistem udara yang meniup karbon dari besi kasar", tetapi kebangkrutan memaksa Kelly untuk menjual patennya kepada Bessemer.

Lalu, Bessemer yang telah mengerjakan proses serupa untuk membuat baja. Pada 1855, Bessemer mematenkan "proses dekarbonisasinya sendiri, memanfaatkan ledakan udara".

Terobosan dalam produksi baja ini membuka pintu bagi para pembangun untuk mulai membuat struktur yang lebih tinggi.

Baja modern saat ini masih dibuat dengan menggunakan teknologi berdasarkan proses Bessemer.

Baca juga: [Cerita Dunia] 8888, Demo Skala Besar di Myanmar Menentang Kekuasaan Miluter

"Proses Bessemer" membuat nama Bessemer terkenal lama setelah kematiannya, sementara orang yang menciptakan gedung pencakar langit pertama di dunia, George A Fuller, kurang terkenal.

Fuller menyadari bahwa bangunan dapat menahan beban lebih besar, jadi ia memberi kerangka baja sebagai penahan beban pada bangunan di bagian dalam.

Pada 1889, Fuller mendirikan Gedung Tacoma, setelah membangun Home Insurance Building di Chicago.

Menggunakan balok baja Bessemer, Fuller mengembangkan teknik untuk membuat kerangka baja yang akan digunakan di gedung pencakar langit era berikutnya.

Pembangunan gedung pencakar langit juga dimungkinkan setelah ada penemuan lift listrik pada 1883, yang mengurangi jumlah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan antar lantai.

Mundur ke belakang, lift dan gedung bertingkat-tingkat dapat diciptakan berkat ditemukannya penerangan listrik dahulu, yang membuat manusia lebih mudah untuk menerangi ruang yang lebih besar.

Baca juga: [Cerita Dunia] Sejarah Patung Liberty, Awalnya Dipasang di Terusan Suez

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Thought Co
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Internasional
Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Internasional
5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

Internasional
Dampak Radiasi Nuklir

Dampak Radiasi Nuklir

Internasional
Perang Dingin: Terjadi pada Tahun 1947 dan Latar Belakangnya

Perang Dingin: Terjadi pada Tahun 1947 dan Latar Belakangnya

Internasional
Manfaat Nuklir

Manfaat Nuklir

Internasional
Mengeluh Sakit Perut, Pria Ini Ternyata Telan Ponsel Bulat-bulat

Mengeluh Sakit Perut, Pria Ini Ternyata Telan Ponsel Bulat-bulat

Internasional
Leher Ibu Ini Diikat Anaknya dengan Gembok Sepeda, Lupa Kunci Kombinasinya

Leher Ibu Ini Diikat Anaknya dengan Gembok Sepeda, Lupa Kunci Kombinasinya

Internasional
Biografi Julius Robert Oppenheimer, Penemu Bom Atom

Biografi Julius Robert Oppenheimer, Penemu Bom Atom

Internasional
Sejarah Bom Nuklir

Sejarah Bom Nuklir

Internasional
Nuklir: Pengertian dan Pemanfaatan

Nuklir: Pengertian dan Pemanfaatan

Internasional
Profil Xanana Gusmao, Presiden Pertama Timor Leste

Profil Xanana Gusmao, Presiden Pertama Timor Leste

Internasional
19 Oktober 1999: MPR RI Setujui Hasil Referendum Timor Timur

19 Oktober 1999: MPR RI Setujui Hasil Referendum Timor Timur

Internasional
Mengaku Dinasihati Pakar Fengshui, Pria Ini Perkosa Putrinya yang Berusia 11 Tahun

Mengaku Dinasihati Pakar Fengshui, Pria Ini Perkosa Putrinya yang Berusia 11 Tahun

Internasional
Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.