Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Kompas.com - 13/04/2021, 18:21 WIB

Sekarang, Munyasia tidak memiliki pekerjaan dan kecanduan mengunyak khat.

"Saya merasa depresi karena saya tidak memiliki pekerjaan, meski pernah menjadi legenda tinju di Kenya," ucap Munyasia.

Kementerian Kebudayaan dan Olahraga Kenya tidak menanggapi atas permintaan komentar dari Al Jazeera.

Baca juga: Mantan Petinju Serang 3 Wanita dan Berupaya Menculik Mereka

Komisi tinju

Dancun Kuria, direktur komunikasi di Federasi Tinju Kenya, setuju bahwa ada banyak mantan bintang tinju yang hidup dalam kondisi yang menyedihkan.

"Kami telah dituduh mengabaikan mantan petinju," kata Kuria kepada Al Jazeera.

“Beberapa dari mereka melakukan hal dengan baik di level amatir, tetapi banyak hal berubah ketika mereka menjadi profesional. Kami tidak dapat campur tangan dalam kasus profesional karena itu tidak dalam mandat kami," terangnya.

"Dalam tinju profesional, pemain berurusan dengan komisi tinju, di mana agen dan promotor mengatur pertandingan," jelasnya

Kuria mengatakan dia menyadari situasi yang dihadapi Bilali, Muchoki dan Munyasia.

“Tangan kami diikat. Kami tidak memiliki cukup sponsor dan beberapa kasus ini sulit ditangani tanpa dukungan finansial,” ujarnya kemudian.

Kuria juga mengatakan beberapa juara tinju menempatkan diri mereka dalam situasi seperti itu.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.