Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Kompas.com - 13/04/2021, 18:21 WIB

Hidupnya sulit, meski ia telah mengibarkan bendera tinju Kenya di arena kejuaraan internasional.

"Saya pensiun dari tinju amatir pada 1978, setelah memenangkan juara dunia di World Amateur Boxing Championships di Yugoslavia. Pada htahun yang sama saya memenangkan medali emas di Commonwealth Games di Kanada," kenang Muchoki kepada Al Jazeera.

Selama lima tahun, Muchoki adalah petinju profesional di Denmark tetapi kembali ke Kenya pada 1983.

“Hati saya ada di Kenya. Saya ingin melayani Kenya dan mewakili negara saya. Sayangnya, hidup saya tidak pernah sama," ujarnya.

"Tidak ada struktur yang tepat untuk memfasilitasi dan merawat mantan petinju seperti saya. Saya sendirian. Sedikit yang telah saya investasikan berhasil dan saya kembali ke nol," terangnya

“Tidak ada yang mau repot-repot memberi saya uang pensiun setelah saya membawa ketenaran ke Kenya,” imbuhnya.

Muchoki sekarang menjadi sukarelawan sebagai pelatih di Kariokor Boxing Club di Nairobi.

“Merokok membuat saya merasa baik. Tidak mudah sebagai mantan bintang hidup dalam kemiskinan. Saya tidak memiliki pensiun atau apa pun yang menghasilkan uang untuk saya, ini membunuh saya perlahan," ungkapnya.

Baca juga: Olahraga Unik dari Belgia, Vinkensport: Duduk dan Hitung Kicau Burung

David Munyasia

David Munyasia adalah mantan juara tinju bantamweight (54 kg), yang hidup dengan harapan sutau hari warisannya akan dikenang dan dihargai.

Munyasia memulai karirnya pada awal 1990-an, saat ia berpartisipasi dalam kejuaraan junior. Dia kemudian mewakili Angkatan Pertahanan Kenya dan negaranya dalam sejumlah kejuaraan internasional.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.