5 Fakta Menarik Penerbangan Manusia Pertama di Luar Angkasa oleh Yuri Gagarin

Kompas.com - 12/04/2021, 16:04 WIB
Foto yang diambil pada 3 Juli 1961, menampilkan sosok kosmonot Soviet, Yuri Gagarin, saat mengunjungi Finlandia. Wikimedia CommonsFoto yang diambil pada 3 Juli 1961, menampilkan sosok kosmonot Soviet, Yuri Gagarin, saat mengunjungi Finlandia.

MOSKWA, KOMPAS.com - Pada 60 tahun lalu kosmonot Yuri Gagarin menjadi manusia pertama di luar angkasa.

Ia membawa Rusia menang perlombaaan dengan Amerika Serikat (AS), dan menandai babak baru dalam eksplorasi luar angkasa.

Beberapa puluh tahun kemudian perjalanannya diselimuti mitos, karena banyak detail tentang misi bersejarah tersebut yang dirahasiakan Soviet selama bertahun-tahun.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Yuri Gagarin Jadi Manusia Pertama Meluncur ke Luar Angkasa

Melansir AFP pada Senin (12/4/2021), berikut adalah lima fakta penerbangan manusia pertama di luar angkasa.

1. Alasan Yuri Gagarin dipilih

Yuri Gagarin seorang pekerja baja terlatih yang menjadi pilot militer, dipilih dari ribuan kandidat untuk menjalani pelatihan ketat yang diperlukan dalam persiapan ke luar angkasa.

Selain menunjukkan hasil yang sangat baik dalam latihannya, Yuri Gagarin yang kala itu berusia 27 tahun juga menjadi buah bibir karena melepas sepatu sebelum masuk pesawat luar angkasa Vostok.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melepas sepatu adalah kebiasaan orang Rusia saat memasuki rumah.

Pada 2 April 1961 saat penerbangan Yuri Gagarin lepas landas dari pelabuhan antariksa Baikonour di Kazakhstan, dia meneriakkan kata-kata ikonik.

Yuri Gagarin berkata "Poekhali!" dalam bahasa Rusia yang berarti "Ayo pergi!"

Baca juga: Profil Yuri Gagarin, Kosmonot yang Patungnya Jadi Simbol Persahabatan Indonesia-Rusia

Kapsul Vostok 1 yang digunakan Yuri Gagarin saat mengorbit Bumi pada 12 April 1961 dipamerkan di Museum Energi, Moskwa.Wikipedia Kapsul Vostok 1 yang digunakan Yuri Gagarin saat mengorbit Bumi pada 12 April 1961 dipamerkan di Museum Energi, Moskwa.
2. Penerbangan berisiko

Penerbangan hanya berlangsung 108 menit dengan Vostok menyelesaikan satu putaran mengelilingi Bumi.

Meski pada akhirnya berhasil pulang dengan selamat, ada sejumlah misi yang tidak berjalan sesuai rencana.

Di antara belasan gangguan teknis, pesawat luar angkasanya memasuki orbit pada ketinggian yang lebih tinggi.

Jika sistemnya tidak berfungsi, Yuri Gagarin harus menunggu pesawat itu turun sendiri.

Meski Vostok dipenuhi stok makanan, air, dan oksigen untuk 10 hari, orbit yang lebih tinggi bisa berarti masa tinggal yang lebih lama, dan Yuri Gagarin dapat kehabisan persediaan.

Beruntung bagi kosmonot Rusia itu, remnya bekerja.

Baca juga: Rayakan Hubungan Bilateral, Pemerintah Rusia Persembahkan Patung Yuri Gagarin di Taman Mataram

3. Diduga mata-mata saat mendarat

Pendaratan Yuri Gagarin di Bumi juga meleset puluhan kilometer dari titik awal. Ia mendarat di wilayah Saratov, Rusia selatan.

Saat membuka kapsulnya, Yuri Gagarin ternyata berada di sebuah ladang. Orang pertama yang dilihatnya adalah gadis muda dan neneknya yang sedang memanen kentang.

Yuri Gagarin yang memakai helm putih dan pakaian antariksa oranye, berjuang meyakinkan mereka bahwa dia bukan mata-mata asing, karena saat itu sedang Perang Dingin.

Ilustrasi astronot melakukan spacewalk Ilustrasi astronot melakukan spacewalk
4. Kencing yang jadi ritual

Konon, sebelum lepas landas Yuri Gagarin meminta sopir bus yang mengantarnya ke landasan peluncuran menepi sebentar karena ingin buang air kecil.

Yuri Gagarin lalu kencing dengan membelakangi ban kanan belakang.

Tak disangka ternyata kencing itu berkembang menjadi ritual yang diulang para kosmonot Rusia selanjutnya, sebelum mereka berangkat ke luar angkasa.

Namun, ritual berusia puluhan tahun itu mungkin tak akan bisa dipraktikkan lagi.

Desain terbaru pakaian antariksa Rusia yang diperkenalkan pada 2019 sangat berat untuk dilepas cepat.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Yuri Gagarin, Manusia Pertama yang ke Luar Angkasa

5. Pria di balik manusia pertama di luar angkasa

Saat nama Yuri Gagarin menjadi populer seantero negeri, selama bertahun-tahun tidak ada yang mengenal nama Sergei Korolyov dalam program luar angkasa Rusia.

Soviet bahkan menolak hadiah Nobel yang diberikan kepadanya demi melindungi identitas Sergei Korolyov.

Namanya baru diungkap setelah meninggal pada 1966.

Semasa kepemimpinan Korolyov, Uni Soviet tidak hanya mengirim manusia pertama di luar angkasa, tetapi juga wanita pertama, lalu perjalanan kaki pertama.

Baca juga: Rusia Rayakan 60 Tahun Penerbangan Pertama Manusia ke Luar Angkasa



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X