28 Negara Berbentuk Kerajaan yang Masih Eksis di Dunia, Apa Sajakah Itu?

Kompas.com - 08/04/2021, 22:50 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Konstitusi Norwegia 1814 diubah untuk menjadikan anak tertua, apa pun jenis kelaminnya, yang menjadi penerus dalam garis takhta.

Sejak Raja Harald V dan istrinya, Ratu Sonja, memiliki anak sebelum perubahan konstitusi diberlakukan.

Sehingga, awalnya diyakini anak tertua mereka, putri Putri Märtha, yang lahir pada 1971, tidak dapat menjadi raja berikutnya.

Sebaliknya, adik laki-lakinya, Putra Mahkota Haakon, lahir pada tahun 1973

20. Kerajaan Bhutan

Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck dikenal sebagai Druk Gyalpo, yang berarti "Raja Naga", dari Bhutan.

Dia secara resmi dinobatkan sebagai raja pada 2008, setelah mengambil alih sebagian besar tanggung jawab kerajaan pada 2006 ketika ayahnya turun takhta.

Raja Jigme baru berusia 26 tahun ketika dia mengambil alih kekuasaan, tetapi ayahnya baru berusia 16 tahun ketika dia menjadi raja. Jadi, darah muda menjadi dalam tren di keluarga kerajaan Bhutan.

Baca juga: [TRIVIA] 6 Skandal yang Mengguncang Kerajaan Inggris, dari Seks hingga Rasialisme

21. Kerajaan Lesotho

Raja Letsie III telah berkuasa secara resmi sejak 1996 dan secara informal sejak 1990.

Meskipun dia tidak memiliki kekuatan politik dan malah menjadi boneka untuk negara Lesotho, dia digambarkan sebagai "simbol persatuan nasional yang hidup" dalam konstitusi nasional .

Terlepas dari kenyataan bahwa raja selalu menjadi bagian dari monarki konstitusional, Letsie baru-baru ini berbicara dengan Al Jazeera tentang kesediaan untuk mengambil lebih banyak kekuasaan jika negara menginginkannya.



Sumber POP SUGAR
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan Berdaya: Ambisi Ratu Isabella I di Balik Runtuhnya Kerajaan Muslim di Spanyol

Perempuan Berdaya: Ambisi Ratu Isabella I di Balik Runtuhnya Kerajaan Muslim di Spanyol

Internasional
Menengok Corippo, Penampakan Desa Terkecil di Swiss

Menengok Corippo, Penampakan Desa Terkecil di Swiss

Internasional
Perjanjian Oslo: Jejak Upaya Damai Atas Konflik Israel dan Palestina yang Terus Dilanggar

Perjanjian Oslo: Jejak Upaya Damai Atas Konflik Israel dan Palestina yang Terus Dilanggar

Internasional
Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas

Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas

Internasional
Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Internasional
Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Internasional
Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Internasional
5 Teknik Melukis

5 Teknik Melukis

Internasional
Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Internasional
Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Internasional
Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Internasional
Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Internasional
Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X