Kompas.com - 07/04/2021, 22:39 WIB
Pasukan Khusus Inggris akan ditugaskan bersama badan intelejen Inggris (MI6), untuk melawan aktivitas intelijen militer Rusia yang berpotensi mengganggu pertahanan Inggris. AFP PHOTO/ANDREW MILLIGANPasukan Khusus Inggris akan ditugaskan bersama badan intelejen Inggris (MI6), untuk melawan aktivitas intelijen militer Rusia yang berpotensi mengganggu pertahanan Inggris.

KOMPAS.com - Dalam sejarah perang di masa lalu, sejumlah negara telah menggunakan jasa intelijen militer (MI) secara efisien untuk mendapatkan informasi tentang lawannya.

Intelijen militer difokuskan untuk mengumpulkan, menganalisis, melindungi serta menyebarkkan informasi strategis dan bernilai taktis.

Informasi termasuk tentang musuh, medan, dan cuaca di area operasi atau area yang dibidik. Selain itu, informasi tentang pengambilan keputusan politik, niat militer, dan gerakan pembangkangan.

Aktivitas intelijen dilakukan selama masa perang dan damai.

Intelijen militer memiliki sejarah yang panjang. Menurut karya teoritis tentang pengumpulan informasi ditulis sekitar 500 SM di China kuno, sebagaimana yang dilansir dari New World Encyclopedia.

Sedangkan, pengintaian untuk mengumpulkan informasi ditulis oleh jenderal Kartago Hannibal pada 200 SM dan Alexander Agung pada 340 SM.

Baca juga: Mengenal Sejarah Pembentukan Badan Intelijen Pusat AS (CIA)

Amerika Serikat

Meskipun mata-mata dan proses pengumpulan informasi banyak digunakan selama konflik, seperti Revolusi Amerika dan Perang Sipil Amerika, belum ada organisasi resmi yang didedikasikan dalam intelijen militer, hingga Mei 1917.

Disebut MIS (Bagian Intelijen Militer), organisasi ini berkembang dari hanya tiga perwira dan dua pegawai pada permulaannya.

Kemudian berkembang menjadi terdiri dari 282 perwira dan 948 pegawai pada akhir Perang Dunia I.

MIS menghasilkan ringkasan intelijen harian dan mingguan yang mencakup topik militer, politik, sosial, dan ekonomi, yang didistribusikan ke posisi tingkat tinggi seperti kepala staf angkatan darat, sekretaris negara, dan presiden.

Komunitas intelijen AS modern terdiri dari banyak organisasi, termasuk Badan Keamanan Nasional (NSA), Badan Intelijen Pusat (CIA), Badan Intelijen Pertahanan, dan organisasi dalam setiap cabang militer.

Baca juga: Reaksi Dunia: Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi dan Peran Putra Mahkota Arab Saudi

Inggris

Di Inggris, ada sejumlah badan yang didedikasikan untuk menangani aspek intelijen militer, seperti Dinas Intelijen Rahasia (SIS), Dinas Keamanan, dan Staf Intelijen Pertahanan (DIS).

SIS yang juga dikenal dengan nama MI6 (Intelijen Militer 6) berasal pada 1909, sebagai Bagian Luar Negeri dari Biro Dinas Rahasia, yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan intelijen di luar negeri.

Setelah Perang Dunia I, itu menjadi badan terpisah dan mulai disebut sebagai SIS.

Dinas Keamanan, juga dikenal sebagai "MI5" (Intelijen Militer 5), juga berasal pada 1909 sebagai bagian dari Biro Dinas Rahasia, dan bertanggung jawab atas intelijen dalam negeri.

Setelah berakhirnya Perang Dingin, fokus utama diubah, dan Dinas Keamanan menganggap kontraterorisme internasional sebagai prioritas utama.

DIS, bagian dari Kementerian Pertahanan, dibentuk pada 1964.

Baca juga: Intelijen AS Waspadai Afghanistan Akan Segera Dikuasai Milisi Taliban

Rusia dan Uni Soviet

Selama Perang Dingin, Uni Soviet memiliki salah satu kelompok MI dan badan keamanan paling terkenal, yaitu Komite Keamanan Negara (KGB).

Setelah runtuhnya Uni Soviet, Rusia merestrukturisasi sebagian besar KGB.

Pada 1995, Rusia membentuk FSB akronim dari "Dinas Keamanan Federal Federasi Rusia", yang bertanggung jawab atas sebagian besar kontraintelijen militer Rusia.

GRU (Direktorat Intelijen Utama) adalah satu-satunya organisasi yang mempertahankan sebagian besar organisasi dan pendekatan era Sovietnya.

Sumber utama intelijen militer Rusia, GRU terlibat dalam spionase dan pengumpulan intelijen di seluruh dunia.

Perancis

Seperti banyak negara lain, Perancis memanfaatkan mata-mata jauh sebelum munculnya komunitas intelijen modern di abad ke-19.

Mata-mata digunakan selama Abad Pertengahan, dan intelijen militer memainkan peran penting selama era Napoleon dan Era Kekaisaran.

Ketika Perang Dunia I dimulai, Perancis memiliki salah satu pasukan intelijen paling terorganisir dan terampil di dunia.

Ada divisi MI di setiap cabang militer Perancis (Angkatan Darat Angkatan Laut, dan Angkatan Udara), serta di dalam Kementerian Pertahanan. Semuanya dikoordinasikan oleh SGDN (Sekretariat Jenderal Pertahanan Nasional).

Baca juga: Laporan Intelijen Peringatkan AS dalam Ancaman Rasialisme Ekstrem Berbahaya

China

Secara historis, Partai Komunis telah mengontrol sebagian besar intelijen militer di China.

Sebelum komunis mengambil alih kekuasaan pada 1949, mereka menggunakan intelijen yang disediakan oleh Departemen Sosial Pusat, memungkinkan mereka untuk muncul sebagai pemenang di medan perang.

Setelah Partai Komunis berkuasa, Departemen Investigasi Pusat dibentuk.

Selama 1950-an, Departemen Investigasi Pusat memiliki kantor di setiap kedutaan besar China

Pada 1977, petugas intelijen ditarik dari kedutaan besar China, sebagai gantinya dikirim keluar dengan menyamar sebagai pengusaha, cendekiawan, dan jurnalis.

Pada 1983, Departemen Investigasi Pusat digabungkan dengan elemen kontraintelijen dari Kementerian Keamanan Publik, dan berganti nama menjadi Kementerian Keamanan Negara.

Dampak global

Operasi intelijen militer memiliki dampak yang jelas dalam sejarah dunia. Tidak hanya perolehan intelijen, baik akurat maupun tidak akurat, mempengaruhi hasil perang dan negosiasi politik.

Namun, juga sangat mempengaruhi perkembangan teknologi, terutama di bidang sinyal intelijen.

Tanpa tekanan di seluruh dunia untuk mengembangkan metode komunikasi yang lebih baik dan lebih aman, kecil kemungkinan kemajuan seperti itu dalam sistem komunikasi dunia akan terjadi cepat.

Baca juga: 3 Nama Tiba-tiba Hilang dalam Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tragedi di Balik 4 Bangunan Terbengkalai di Bangkok, Thailand

Kisah Tragedi di Balik 4 Bangunan Terbengkalai di Bangkok, Thailand

Internasional
[Sejarah Islam] Sumur Zamzam dan Aliran Airnya yang Abadi

[Sejarah Islam] Sumur Zamzam dan Aliran Airnya yang Abadi

Internasional
[Cerita Dunia] Gedung Pencakar Langit Pertama di Dunia Tingginya 42 Meter

[Cerita Dunia] Gedung Pencakar Langit Pertama di Dunia Tingginya 42 Meter

Internasional
Cek Fakta Mitos-mitos Bencana Nuklir Chernobyl

Cek Fakta Mitos-mitos Bencana Nuklir Chernobyl

Internasional
Perempuan Berdaya: Mary Beatrice Davidson Kenner, Penemu Cikal Bakal Pembalut Wanita Modern

Perempuan Berdaya: Mary Beatrice Davidson Kenner, Penemu Cikal Bakal Pembalut Wanita Modern

Internasional
9 Kota yang Hilang dalam Sejarah Manusia dan Ceritanya

9 Kota yang Hilang dalam Sejarah Manusia dan Ceritanya

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Herodotus Sang Sejarawan Pertama Dunia

[Biografi Tokoh Dunia] Herodotus Sang Sejarawan Pertama Dunia

Internasional
Kisah Perang Uhud: Kaum Quraisy Balas Kekalahan dari Pasukan Muslim di Perang Badar

Kisah Perang Uhud: Kaum Quraisy Balas Kekalahan dari Pasukan Muslim di Perang Badar

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Tragedi Superga, Duka Torino, Petaka Timnas Italia

Hari Ini dalam Sejarah: Tragedi Superga, Duka Torino, Petaka Timnas Italia

Internasional
[Cerita Dunia] Bangkai Kapal Utuh Tertua di Dunia dari Yunani Kuno Karam di Laut Hitam

[Cerita Dunia] Bangkai Kapal Utuh Tertua di Dunia dari Yunani Kuno Karam di Laut Hitam

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Beverly Allitt 'Malaikat Maut' dari Serial Pembunuhan Berantai Anak-anak

[Biografi Tokoh Dunia] Beverly Allitt "Malaikat Maut" dari Serial Pembunuhan Berantai Anak-anak

Internasional
[Cerita Dunia] Freddie dan Truus, Pasukan Remaja Pembunuh Nazi Era Perang Dunia II

[Cerita Dunia] Freddie dan Truus, Pasukan Remaja Pembunuh Nazi Era Perang Dunia II

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Al-Ghazali, Filsuf Muslim Abad Pertengahan

[Biografi Tokoh Dunia] Al-Ghazali, Filsuf Muslim Abad Pertengahan

Internasional
6 Kisah Misteri Harta Karun Peninggalan Perang Dunia II

6 Kisah Misteri Harta Karun Peninggalan Perang Dunia II

Internasional
[Tokoh Islam] Sayidah Nafisah, Cendekiawan Wanita Guru Imam Syafi’i

[Tokoh Islam] Sayidah Nafisah, Cendekiawan Wanita Guru Imam Syafi’i

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X