4 Kelompok Teroris yang Paling Mematikan di Dunia, dari ISIS hingga Boko Haram

Kompas.com - 02/04/2021, 14:10 WIB
Pemimpin kelompok teroris Boko Haram, Abubakar Shekau AFP PHOTOPemimpin kelompok teroris Boko Haram, Abubakar Shekau

Pengecualian terhadap Somalia, karena tindakan terorisme Al-Shabaab telah menyebabkan hampir 6.000 kematian terjadi di negara itu sejak 2001.

Baca juga: Kelompok Al-Shabaab Serang Elite Hotel di Somalia, 10 Orang Tewas

4. Boko Haram

Kelompok teroris Boko Haram, yang juga dikenal dengan nama Jama'tu Ahlis Sunna Lidda'awati wal-Jihad, berbasis di Nigeria.

Kelompok ini sebelumnya pernah menjadi kelompok teror mematikan nomor wahid di dunia, kemudian telah menurun sejak 2014.

Pada 2017, dikabarkan kelompok terorisme ini mulai terpecah menjadi faksi yang berbeda. Yang terbesar adalah faksi Negara Islam Provinsi Afrika Barat (ISWAP).

Sejak muncul di timur laut Nigeria pada 2002, kelompok ini telah menyebar ke negara-negara terdekat lainnya, seperti Chad, Kamerun dan Niger.

Kelompok ini telah bersumpah setia kepada ISIS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kematian akibat teror di Nigeria sekitar 2017, turun 83 persen dari puncak 2014, yang menunjukkan bahwa pasukan keamanan kawasan, dibantu oleh sekutu internasional, berdampak pada kelompok-kelompok seperti Boko Haram.

Namun, pertempuran itu masih jauh dari kemenangan. Boko Haram melakukan 40 persen lebih banyak serangan dan bertanggung jawab atas 15 persen lebih banyak kematian pada 2017 dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagian besar serangan Boko Haram pada 2017, dilakukan di Nigeria, terutama di Negara Bagian Borno dengan jumlah yang lebih kecil di Kamerun dan Niger.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

Internasional
3 Tokoh Utama Kapitalisme

3 Tokoh Utama Kapitalisme

Internasional
Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Internasional
Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Internasional
Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Internasional
Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Internasional
Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Internasional
Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Internasional
Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.