Tradisi Jumat Agung di Filipina, Penyaliban Realistis sebagai Ekspresi Iman

Kompas.com - 02/04/2021, 09:41 WIB
Gereja Katolik di Filipina telah menyarankan agar tidak memeragakan kembali penyaliban Yesus Kristus. Namun demikian, tradisi ini tetap dijalankan. Dok Tim CeritalahGereja Katolik di Filipina telah menyarankan agar tidak memeragakan kembali penyaliban Yesus Kristus. Namun demikian, tradisi ini tetap dijalankan.

KOMPAS.com - Jumat Agung sebelum Minggu Paskah, seorang pria di Filipina selalu bersiap untuk memainkan peran sebagai Yesus Kristus yang disalib selama Pekan Suci.

Penyaliban dilakukan secara realistis sebagai ekspresi dari iman seseorang. Membuat itu sebagai tradisi Jumat Agung kontroversial di dunia, seperti yang dilansir dari CNN.

Seorang pria Filipina bernama Ruben Enaje, yang diwawancarai CNN pada 2019, menggambarkan tradisi yang telah ia jalani sekitar 1980-an.

Baca juga: 5 Tradisi Perayaan Jumat Agung di Seluruh Dunia

Penyaliban dan peragaan kematian Yesus Kristus pada Jumat Agung di Filipina dilakukan di depan kerumunan penduduk setempat dan turis di sebuah desa di utara Manila.

Selama penyaliban yang realistis ini, para aktor menancapkan paku berukuran 4 inci ke kedua tangan dan kakinya, lalu mengangkatnya di atas kayu salib selama sekitar 5 menit.

Enaje yang seorang Katolik berusia 58 tahun saat itu, mengatakan dia melanjutkan tradisi Jumat Agung untuk mengingatkan dunia tentang penderitaan Yesus Kristus.

Namun, dia menambahkan bahwa telah memutuskan untuk berhenti berpartisipasi dalam tradisi penyaliban pada 2020.

Baca juga: Kenapa Jumat Agung disebut Good Friday, Ini Penjelasannya

"Saya hanya ingin melakukan ini sampai tahun depan (2020)," kata Enaje kepada Reuters.

Kemudian, ia mencari penerusnya. "Apa yang saya cari dari penerus saya adalah dia menjadi panutan yang baik di komunitasnya dan orang dengan sopan santun serta nilai-nilai yang baik, bukan seseorang yang akan membanggakan peran atau terlalu bangga," terangnya.

Pada 2019 lalu, menandai partisipasi Enaje secara signifikan dalam tradisi itu, di mana ia telah disalib sebanyak 33 kali.

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Internasional
Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Internasional
5 Teknik Melukis

5 Teknik Melukis

Internasional
Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Internasional
Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Internasional
Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Internasional
Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Internasional
Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Internasional
Riwayat Konflik Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Riwayat Konflik Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Internasional
Masjid Al-Aqsa, Titik Pertikaian Panjang Palestina-Israel

Masjid Al-Aqsa, Titik Pertikaian Panjang Palestina-Israel

Internasional
Abu Nawas, Penyair Tersohor Arab yang Kontroversial

Abu Nawas, Penyair Tersohor Arab yang Kontroversial

Internasional
Kisah Tragedi di Balik 4 Bangunan Terbengkalai di Bangkok, Thailand

Kisah Tragedi di Balik 4 Bangunan Terbengkalai di Bangkok, Thailand

Internasional
[Sejarah Islam] Sumur Zamzam dan Aliran Airnya yang Abadi

[Sejarah Islam] Sumur Zamzam dan Aliran Airnya yang Abadi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X