Kenapa Jumat Agung Disebut Good Friday, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 02/04/2021, 05:00 WIB
Teatrikal penyaliban Yesus Kristus saat Jalan Salib dalam rangka merayakan Jumat Agung di Gereja Fransiskus Asisi, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). Teatrikal mengenang kisah sengsara Tuhan Yesus ini mengangkat budaya nusantara 34 provinsi di Indonesia. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOTeatrikal penyaliban Yesus Kristus saat Jalan Salib dalam rangka merayakan Jumat Agung di Gereja Fransiskus Asisi, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). Teatrikal mengenang kisah sengsara Tuhan Yesus ini mengangkat budaya nusantara 34 provinsi di Indonesia.

KOMPAS.com - Dalam hari raya perayaan Paskah umat Kristiani, hari Jumat sebelum hari Paskah diperingati sebagai hari Jumat Agung atau Good Friday.

Sejak masa awal sejarah Kekristenan, Jumat Agung diperingati sebagai hari kesedihan, penebusan dosa, dan puasa.

Menurut Alkitab, pada hari sebelum Paskah, Yesus dicambuk dan diperintahkan untuk memikul salib ke puncak Golgota, di mana dia akan disalibkan dan kemudian dihukum mati.

Baca juga: Sambil Minta Maaf, Kanselir Jerman Batalkan Rencana Lockdown saat Paskah

Lalu, mengapa dalam hari untuk memperingati hari penderitaan dan kematian Yesus itu disebut Jumat Agung atau Good Friday?

Beberapa sumber menyatakan hari itu disebut "baik" karena itu diyakini sebagai hari yang suci oleh umat Kristiani. Ada juga yang mengatakan bahwa frasa tersebut merupakan “bahasa pelesetan” dari kata "Jumat Tuhan" (God’s Friday).

Salah satu sumber dari editor senior di Oxford English Dictionary (OED), Fiona MacPherson menerangkan bahwa penggunaan kata sifat, yang secara tradisional dipakai dalam penyebutan hari raya keagamaan itu, “merujuk pada hari (atau kadang musim) di mana ketaatan keagamaan dijalankan.”

OED menyatakan "baik" dalam konteks ini mengacu pada "hari atau musim yang dirayakan sebagai hari suci oleh gereja."

Kondisinya berlaku sama dengan penyebutan good tide (air pasang baik) pada hari Natal atau pada Shrove Tuesday (hari sebelum Rabu Abu yang mengawali rangkaian Paskah umat Kristen).

Selain Jumat Agung, ada juga Rabu Agung (Rabu Abu) yang perayaannya tidak sepopuler hari lain dalam rangkaian menjelang Paskah.

Baca juga: Presiden Belarus Hadiri Paskah di Tengah Covid-19: Saya Tak Setuju Orang Dihalangi ke Gereja

Penggunaan Awal

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Internasional
Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Internasional
Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Kisah Perang Khandaq: Parit Madinah Membuat 10.000 Tentara Sekutu Tak Berkutik

Internasional
5 Teknik Melukis

5 Teknik Melukis

Internasional
Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Internasional
Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Internasional
Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Internasional
Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Internasional
Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Internasional
Riwayat Konflik Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Riwayat Konflik Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Internasional
Masjid Al-Aqsa, Titik Pertikaian Panjang Palestina-Israel

Masjid Al-Aqsa, Titik Pertikaian Panjang Palestina-Israel

Internasional
Abu Nawas, Penyair Tersohor Arab yang Kontroversial

Abu Nawas, Penyair Tersohor Arab yang Kontroversial

Internasional
Kisah Tragedi di Balik 4 Bangunan Terbengkalai di Bangkok, Thailand

Kisah Tragedi di Balik 4 Bangunan Terbengkalai di Bangkok, Thailand

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X